PKM20181Jumat (2/11), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (KM) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas mengadakan Talkshow PKM yang ditujukan untuk mahasiswa FKM Unand. Talkshow PKM sendiri diangkatkan oleh Departemen Pendidikan Profesi dan Ilmiah (Pendprofil) BEM KM FKM Unand yang dilaksanakan di Aula Fakultas Ekonomi, Jati, Padang.

PKM (Pekan Kreativitas Mahasiswa) merupakan suatu wadah yang dibentuk oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Dikti) dalam memfasilitasi potensi yang dimiliki mahasiswa Indonesia untuk mengkaji, mengembangkan, serta menerapkan ilmu dan teknologi yang telah dipelajarinya di perkuliahan kepada masyarakat luas.

Tahun ini, Talkshow PKM mengangkat tema “ Get Medals in Your Hand” dengan mengundang pemateri yang telah memiliki banyak pengalaman dalam kegiatan PKM yaitu Hasdi Putra, M.T dan Andre Rizki Naldi. Pemateri pertama yaitu Hasdi Putra yang merupakan salah satu anggota tim reviewer PKM Unand sekaligus ketua jurusan Sistem Informasi Unand. Sedangkan pemateri kedua, Andre Rizki Naldi adalah pemenang medali emas pada Pimnas ke-31 dalam kategori Poster dengan judul karya “Rancang Bangun Seismometer Gerak Vertikal Menggunakan Prinsip Gaya Pegas dan Penginderaan Medan Magnet”.

PKM20182Talkshow PKM dibuka langsung oleh Wakil Dekan III FKM Unand yaitu Dr. Masrizal Dt. Mangguang, S.K.M., M.Biomed. Setelah dibuka, acara diambil oleh Muhammad Rinaldo selaku moderator.  Andre Rizki Naldi yang juga merupakan mahasiswa FMIPA Unand ini membagikan pengalaman dan perjuangannya dalam mengikuti PKM hingga mendapatkan medali emas. Sementara itu, Hasdi Putra, M.T membeberkan beberapa tips dalam membuat proposal PKM agar dapat didanai oleh Dikti dan melaju ke Pimnas.

Peserta talkshow terlihat antusias mendengarkan materi dan pengalaman yang disampaikan oleh pemateri. Suasana semakin riuh saat Andre menyebutkan bonus diterimanya saat ia dan timnya mendapatkan medali emas.

Wakil Dekan III FKM Unand berharap dengan adanya Talkshow PKM ini, mahasiswa dapat termotivasi dalam membuat proposal PKM dan berharap agar tahun depan FKM Unand dapat memiliki tim PKM yang melaju sampai Pimnas ke-32. Beliau juga menambahkan, bagi mahasiswa yang telah melakukan proses input proposal dan lolos ke Pimnas maka pihak fakultas akan memberikan bonus. (Clarita Tiffany & ICY FKM)


LKTI20182Sabtu (27/10), telah diselenggarakan final Lomba Karya Tulis Ilmiah VII Nasional, dimana acara ini merupakan salah satu event besar yang ditangani oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (KM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Andalas (Unand). Bertempatkan di gedung Seminar I Unand, acara yang bertemakan “Youth as a qualified global initiator in public health sector to achieve Indonesian gold generation 2045” ini berjalan dengan cukup meriah, yang terlihat dari antusiasme para peserta dan penonton yang menghadiri acara ini.

Acara ini mendapat sambutan yang positif dari pihak fakultas hingga Dinas Pendidikan Kota Padang dengan turut hadirnya Kepala Bidang Perencanaan & Penjaminan Mutu Pendidikan Dinas Pendidikan Kota Padang yang ditemani oleh Wakil Dekan III FKM Unand dalam membuka Final LKTI VII Nasional.

LKTI VII Nasional merupakan suatu lomba tingkat nasional yang terdiri dari tiga kategori yaitu Karya Tulis Ilmiah untuk mahasiswa, Karya Tulis Ilmiah untuk siswa SMA/sederajat dan Poster Ilmiah untuk mahasiswa. Sebelum sampai pada partai puncak, para peserta telah mengikuti beberapa alur yang dimulai dari pendaftaran hingga penilaian karya oleh juri. Pada partai final ini, sebanyak 5 tim untuk masing masing kategori mempresentasikan karya yang dibuatnya secara langsung di depan para juri. Para peserta dengan semangatnya menampilkan presentasi terbaiknya dan berusaha sesempurna mungkin menanggapi komentar para juri. Tidak jarang terjadi perdebatan panas antara peserta dan juri dalam memperkuat argumennya.

Di sela-sela acara, panitia memberi sedikit jeda untuk melepas penat dengan menampilkan beberapa hiburan, seperti tarian dan nyanyian yang dibawakan oleh putra putri terbaik FKM Unand. Hal ini dimaksudkan agar peserta serta hadirin tidak bosan dan tetap bersemangat dalam mengikuti final LKTI VII Nasional ini. Ditambah dengan pembawa acara non formal yang membuat acara terasa lebih menyenangkan dengan sedikit bumbu komedi yang mereka selipkan saat memandu acara.

LKTI20183Setelah semua peserta mempresentasikan karyanya, acara puncak yang ditunggu-tunggu pun akhirnya tiba, yaitu pengumuman pemenang untuk masing-maisng kategori lomba. Suasana tegang memenuhi ruang seminar I tatkala hasil perlombaan akan diumumkan. Pemenang untuk kategori Karya Tulis Ilmiah tingkat siswa SMA/sederajat adalah MAN 1 Pekanbaru yang berhasil meraih Juara 1 dan Juara 2 serta Harapan 2 sedangkan untuk juara 3 dan Harapan 1 masing-masing diraih oleh SMAN 1 Tambunsai dan SMAN 1 Sitiung. Pemenang untuk kategori Karya Tulis Ilmiah tingkat mahasiswa adalah peserta dari Fakultas Kedokteran Universitas Andalas yang berhasil meraih Juara 1, Juara 2 diraih oleh Institut Teknologi 10 November, Juara 3 diraih oleh Universitas Islam Negeri Sumut, Harapan 1 diraih oleh Universitas Brawijaya, dan Harapan 2 diraih oleh Universitas Negeri Malang. Juara 1 untuk Kategori Poster Ilmiah berhasil diraih oleh Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas Andalas sebagai juara 2, dan Universitas Jember sebagai juara 3.

LKTI20184“Sebenarnya aku nggak nyangka bisa menang karena penelitian aku simpel sekali, tapi mungkin itu yang membuatnya jadi inovatif. Aku juga nggak tahu bagaimana penilaian jurinya, tapi aku senang banget bisa jadi juara karena ini kali pertama aku juara satu,” ujar Putri Rizki Febriani, juara 1 LKTI VII Nasional FKM Unand.

Putri juga memberikan motivasi bagi yang sedang atau ingin mengikuti LKTI untuk terus semangat dan pantang menyerah. Beberapa tips yang diberikan mahasiswa pendidikan dokter itu adalah temukan ide yang tidak terlalu rumit, cukup yang sederhana saja lalu kembangkan, cari penyelesaiannya, dan yang terpenting selalu istiqomah.

Ditemui seusai acara, Ketua Panitia Pelaksana LKTI VII Nasional, Chairunnisa Athena Pelawi, mencurahkan kebahagiaannya atas suksesnya acara ini. “Saya pribadi berterima kasih sebesar-besarnya kepada panitia yang sudah bekerja keras kurang lebih tujuh bulan untuk mempersiapkan acara ini. Mulai dari perancangan tema, seleksi peserta, hingga pelaksanaan final hari ini,” ujarnya.

Untuk ke depannya diharapkan LKTI tahun berikutnya dapat lebih sukses lagi, serta bisa memberikan kontribusi bagi kesehatan masyarakat. Seperti kata Chairunnisa, jangan jadikan lomba ini hanya sebagai lomba melainkan sebuah ajang pembelajaran dalam upaya kita untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat baik oleh instansi kesehatan dan lapisan masyarakat lainnya meskipun berasal background pendidikan yang berbeda.

Setelah LKTI VII Nasional usai, diharapkan karya yang dibuat dan dipresentasikan oleh para peserta dapat diamalkan dalam kehidupan, agar tercipta keluarga sehat, masyarakat sehat, serta bangsa sehat dalam rangka persiapan menjadi generasi emas 2045. (Linda Susanti,Rayhan Pratama & ICT FKM)


PHOTO-2018-10-29-08-07-55Sabtu (27/10). Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas melaksanakan kegiatan workshop tentang ” Tips Menyusun Artikel Agar Tembus Jurnal International Terindeks Scopus”. Kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan I FKM UNAND Dr. Azrimaidaliza, SKM, MKM. Workshop ini di ikuti oleh dosen dan juga mahasiswa dari FKM. Narasumber yang dihadirkan yaitu Dr. Dewi Suzanna. Beliau merupakan seorang editor jurnal kesehatan masyarakat Indonesia, reviewer DIKTI dan sekaligus pengajar atau dosen di  FKM UI.

Workshop ini dibagi dengan 4 (empat) sesi. Sesi pertama yaitu pemberian materi mengenai tips dan trik menulis asrtikel. Sesi ini berlansung lebih kurang selama 60 menit. Sesi kedua pemberian materi mengenai jenis jurnal terindeks Scopus yang mudah untuk diakses, murah dari segi biaya dan berkualitas khususnya Jurnal Kesehatan Masyarakat. Sesi selanjutnya yaitu materi mengenai langkah – langkah untuk mensubmit jurnal. Sedangkan pada sesi selanjutnya yaitu sesi terakhir dilaksanakan pratikum, revisi artikel dan praktek mensubmit jurnal.

PHOTO-2018-10-27-10-20-02Harapan dari kegiatan ini agar dapat meningkatan karya tulis dari dosen FKM UNAND baik berupa artikel, jurnal, maupun buku ajar. Terutama yang diharapkan sekali adalah sebuah karya tulis yang akan terpublikasi dengan baik dan benar.


Pengmas Care2Jumat (19/10), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (KM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Andalas (Unand) untuk kesekian kalinya sukses mengadakan kegiatan berbasis pengabdian masyarakat yang diberi nama dengan Pengmas Care. Tahun ini, Pengmas Care mengangkat tema “Generasi Sehat,  Bebas Narkoba”.yang ditujukan untuk pelajar sekolah tingkat menengah atas.dimana kegiatan ini dilaksanakan di SMAN 14 Padang, Sumatera Barat.

Pengmas Care merupakan salah satu program kerja unggulan dari BEM KM FKM Unand yang dilaksanakan oleh Departemen Pengabdian Masyarakat (Pengmas). Sesuai dengan output dari kesehatan masyarakat yaitu berbakti kepada masyarakat atau melakukan pengabdian masyarakat di bidang kesehatan, maka BEM KM FKM Unand mengajak mahasiswa FKM Unand untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini dan juga menggandeng pihak luar untuk menyukseskan kegiatan ini.

Kali ini, Pengmas Care mengajak pihak Panti Rehabilitasi Sosial Narkoba Sahabat Suci Hati dan perwakilan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk mengisi materi. Panti Rehabilitasi Sosial Narkoba Sahabat Suci Hati merupakan panti rehabilitasi pecandu narkoba yang telah bekerja sama dengan BNN dan Kementerian Sosial. Panti rehabitasi ini berdiri sejak tahun 2008 dan bernanung di bawah Yayasan Ikhwan Suci Hati.

Kegiatan Pengmas Care di SMAN 14 berlangsung seru dan meriah. Para siswa berkumpul di lapangan basket sekolah untuk mendengarkan materi yang akan disampaikan. Sebelum sampai pada penyampaian materi, kegiatan ini terlebih dahulu dibuka oleh Wakil Kesiswaan SMAN 14 Padang dan Wakil Gubernur BEM KM FKM Unand.

Materi yang disampaikan pada kegiatan ini adalah pengetahuan seputar narkoba, dimulai dari jenis-jenis narkoba, ciri-ciri narkoba, bahaya serta efek yang ditimbulkan oleh narkoba. Materi tersebut disampaikan oleh Lisa Febriani dari Panti Rehabilitasi Sosial Narkoba Sahabat Suci Hati.  Sesudah materi disampaikan, suasana menjadi riuh dan ramai tatkala Syaiful yang merupakan perwakilan dari BNN memilih 10 siswa secara acak untuk melakukan tes urine pada siswa yang dipilih tersebut. Kegiatan tersebut menarik perhatian dari seluruh siswa yang ada di lapangan basket tersebut.

Pengmas Care mendapat apresiasi dari pihak sekolah dan disambut positif oleh siswa. Kegiatan ini bertujuaan untuk memberikan edukasi kepada siswa tentang bahaya dan ciri – ciri dari  narkoba sehingga diharapkan siswa dapat menghindari narkoba dan memiliki masa depan yang cerah. (Annisa Afritika,Intan & ICT FKM)


Sevice Excellence4Malibo Anai (19/10). Tenaga Kependidikan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas mengadakan service excellence di Malibo Anai Resort. Acara ini dibuka oleh Dekan FKM UNAND Defriman Djafri SKM, MKM, P.hD. Dalam pembukaannya beliau menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendunkung peningkatan kinerja pelayanan dalam pekerjaan di fakultas dari tenaga kependidikan dan juga dapat menciptakan komunikasi yang baik dalam mendunkung kinerja. Ini menjadi modal dalam menghadapi beban kerja yang akan dihadapi oleh tenaga kependidikan FKM UNAND nantinya. Bapak Dekan juga menekankan penting komunikasi yang baik dalam setiap kegiatan pekerjaan yang akan dilakukan.

Sevice Excellence3Pelatihan ini diberikan oleh trainer atau narasumber yaitu Deni Prima Kurnia SE, ELP. Kesimpulan dari pelatihan ini yaitu “berikan yang terbaik dari anda maka anda akan mendapatkan yang terbaik” ujar Deni. Acara ini juga secara resmi ditutup oleh Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas.

Selanjutnya, setelah sholat Jum’at acara dilanjutkan dengan makan siang bersama. Setelah itu penarikan kupon undian berhadiah yang telah disediakan oleh panitia. Acara selesai sekitar jam 16.00 WIB setelah sebelum seluruh tenaga kependidikan FKM UNAND menikmati suasana dan fasilitas yang ada di Malibo Anai Resort tersebut.


Lampung1Lampung (16/10). Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas kembali mendapatkan penghargaan nilai tertinggi UKOM untuk regional barat. Bahkan dalam kali ini FKM UNAND memborong penghargaan Nilai Rata-rata Terbaik Nasional III dan Peraih Nilai terbaik 1, 2 dan 3. Ini merupakan penghargaan yang telah diraih 3 (tiga) tahun berturut – turut oleh kampus yang terletak di pusat kota Padang ini. Peraih Nilai Terbaik ini adalah Nia Audiya sebagai peraih nilai terbaik 1, Fatimah Sholelhah peraih nilai terbaik 2 dan Dewi Wahyuni sebagai peraih nilai terbaik 3. Pemberian penghargaan ini sendiri merupakan agenda dalam Raker Tahunan Ke-XI AIPTKMI yang dilaksanakan di Lampung dari tanggal 16, 17 dan 18 Oktober 2018

Nilai TerbaikPenghargaan dan sertifikat nilai terbaik ini diserahkan Dr. Sabrinah dari Universitas Indonesia selaku Ketua Komite Nasional Uji Kompetensi Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia dan  diterima lansung oleh Koordinator Prodi S1 Kesehatan Masyarakat Ade Suzanna Eka Putri, , SKM, M.CommHealth Sc, PhD.Rata - Rata Nilai Tertinggi

Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas Defriman Djafri SKM, MKM, P.hD dalam pernyataannya mengatakan “FKM UNAND telah diperhitungkan di nasional saat ini. Kita juga berhasil mempertahankan  3 (tiga) tahun berturut – turut penghargaan ini”. Beliau juga mengatakan, “kekuatan yang akan kita upayakan kedepan peningkatan SDM, infrastruktur, output publikasi dan prestasi mahasiswa. Bersama – sama kita pasti bisa melaksanakan proses re-akreditasi Prodi S-1 Kesmas dipenutup pernyataan Dekan termuda di Universitas Andalas ini.

(ICT FKM)


ULTAH2Minggu, 14 oktober 2018, Keluarga Mahasiswa (KM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Andalas menggelar acara ulang tahun yang ke-6. Acara ulang tahun KM FKM Unand kali ini bertemakan “Lets Act Today For Better KM Tomorrow”. Acara ini berlangsung meriah dengan banyaknya undangan yang memadati Ruang Seminar F, Universitas Andalas.

Acara ini dibuka langsung oleh Wakil Dekan III FKM Unand yaitu Dr. Masrizal Dt. Mangguang, S.K.M., M.Biomed. Acara ulang tahun KM FKM Unand merupakan salah satu agenda wajib untuk pegurus lembaga di KM FKM Unand, dimana acara ini dilaksanakan oleh Departemen Dalam Negeri (Dagri) BEM KM FKM Unand yang juga turut melibatkan perwakilan dari setiap lembaga yang ada di KM FKM Unand sebagai panitianya.

Ulang tahun kali ini sangatlah meriah. Dimulai dari acara formal yang dibuka oleh MC formal. Seterusnya terdapat kata sambutan dari ketua pelaksana ulangtahun KM FKM Unand, Gubernur KM FKM Unand, serta Wakil Dekan III FKM Unand. Selanjutnya acara diambil alih oleh dua MC non-formal yang membuat riuh Ruangan Seminar F hari itu.

Pada acara non-formal inilah keseruan mulai terjadi. Terdapat games menarik yang disediakan panitia lengkap dengan hadiah bagi sang pemenang. Setiap lembaga yang hadir tampak antusias mengikuti games tebak gaya dan tebak kata. Anggota lembaga saling memberikan dukungan kepada teman-temannya yang membuat suasana semakin meriah. Riuh tepuk tangan mengiringi pengumuman pemenang untuk lomba tersebut dimana Prahima IKM keluar sebagai pemenangnya.

Seakan tak ada habisnya, selepas games tadi kemeriahan acara ini dilanjutkan dengan pengumuman staff terbaik pada setiap lembaga di KM FKM Unand. Hadiah yang didapat oleh staff terbaik pun tak kalah menarik, yaitu beberapa bungkus makanan ringan yang dirangkai menjadi sebuah kalung.

“Dengan diadakannya acara ini, diharapkan para pengurus setiap lembaga dapat saling bersilaturahmi. Karena bulan November besok kita akan melaksanakan pergantian pengurus, diharapkan acara ini dapat menjadi acara KM terakhir kita pada periode ini, dan diharapkan akan memunculkan penerus penerus baru yang lebih kuat daripada kita.” Ujar Gubernur KM FKM Unand yaitu Rio Fikrul Irsyad.

Melalui acara ini, kita sama-sama berharap agar KM yang akan datang dapat menjadi KM yang baik lagi dan lebih hebat lagi daripada KM sebelumnya demi menjadikan KM yang berkualitas di Universitas Andalas. (Melanie Harahap dan Fitri R. Suci & ICT FKM)


FKM (10/10). Be_MG_0463rtempat di ruang sidang gedung Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas dilaksanakan serah terima jabatan Koordinator Prodi S1 IKM dan S1 Gizi FKM UNAND. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan, unsur pimpinan, dosen dan tenaga kependidikan.

Koordinator Prodi S1 Gizi yang lama Dr. Denas Symond, MCN digantikan oleh Dr. Idral Purnakarya, SKM, MKM. Dalam pernyataannya, koordinator gizi yang lama menyampaikan ucapan terimakasih atas kerjasama semua Bapak/Ibu Dosen dan Tenaga Kependidikan selama beliau menjabat dan juga dalam proses re-akreditasi Prodi S1 Gizi beberapa waktu kemaren, sedangkan dalam kesempatan juga koordinator gizi yang baru menyampaikan harapannya dalam mengemban tugas yang baru ini. Beliau berharap semua kerjasama civitas akademika FKM UNAND dalam mempertahankan hasil akreditas yang telah diperoleh dan juga berharap dapat memikul amanah ini dengan sebaik-baiknya.

_MG_0512Sementara itu Koordinator Prodi S1 IKM yang kembali dijabat oleh  Ade Suzanna Eka Putri, , SKM, M. CommHealth Sc, PhD dalam kesempatan ini juga mengucapkan terimakasih atas kerjasama semua civitas akademika disaat periode sebelumnya dan juga menyampaikan harapan untuk dapat tetap menjaga kerjasama yang baik dalam menghadapi target kedepan yaitu re-akreditasi Prodi S1 IKM. Mempersiapkan banyak hal untuk re-akreditasi Prodi S1 IKM merupakan target awal dari rencana kerjanya, ujar dosen yang menyelesaikan program doktoral nya ini di Malaysia. Beliau juga mengatakan telah mempunyai rencana kedepan untuk melaksanakan semua itu.

1Dekan FKM UNAND Defriman Djafri, SKM, MKM, PhD mengucapkan selamat kepada Koordinator Prodi S1 IKM dan Prodi S1 Gizi terpilih dan terimakasih atas jasa dan pengabdian pejabat yang lama. Beliau juga menyampaikan bahwa banyak tantangan kedepan yang akan dihadapi demi kemajuan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas ini dan mengaharapkan Koordinator Prodi yang baru dapat saling berkoordinasi dan bersinergi untuk mencapai target yang diharapkan.


6191dd63-214d-4b14-b241-dfd2fdb94026Bali (2/10), Pimpinan, dosen dan tenaga kependidikan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas bertolak ke pulau Bali dalam rangka menyelenggarakan The 13th SEA Regional Scientific Meeting of the International Epidemiological Association. Acara ini diadakan  Prime Plaza Hotel Sanur, Bali pada 2-5 Oktober 2018.

The 13th SEA Regional Scientific Meeting of the International Epidemiological Association menjadi tempat berkumpulnya para ahli epidemiologi dari berbagai negara yang diselenggarakan oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas yang bekerja sama dengan Universitas Udayana dan Internasional Epidemiological Association (IEA)  untuk membahas isu-isu penting kesehatan.

PHOTO-2018-10-05-15-20-22Defriman Djafri SKM, MKM, Ph.D selaku Dekan FKM Unand sekaligus Executive Chairman The 13th SEA Regional Scientific Meeting of the International Epidemiological Association menuturkan bahwa salah satu peran penting epidemiologi adalah mengatur bagaimana mendapatkan data-data penting serta akurat di lapangan dengan menggunakan metode Surveillans untuk dapat dijadikan sebagai dasar pengambilan kebijakan yang berkaitan dengan pencapaian indikator SDGs (Sustainable Development Goals).

Selain Dekan FKM Unand, Kepala Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) FKM Unand yaitu Ade Suzanna Putri, S.K.M., M. Commhealth Sc, Ph.D juga menjadi salah satu sosok penting dalam kesuksesan forum ilmiah ini dimana beliau menduduki posisi sebagai Co-chairman.

Seperti yang dilansir pada situs berita baliberkarya.com, forum ilmiah ini dihadiri oleh para panelis dengan paper berjumlah 300 judul yang disubmit oleh ahli-ahli kesehatan masyarakat dari negara Malaysia, Bhutan, Singapura, Australia hingga Argentina.

6c2a704c-4dea-4954-bd53-1a222b7e1b06Pertemuan ilmiah Regional IEA Asia Tenggara yang ke-13 ini diselaraskan dengan penyelenggaraan International Conference on Public Health and Sustainable Development. Tema utama konferensi ini adalah “Enhancing Evidence-based Health Policy for SDGs Achievement”. Forum ilmiah ini bertujuan untuk meninjau apa yang dapat dilakukan oleh ahli epidemiologi dan Kesehatan Masyarakat dalam meningkatkan implementasi kebijakan kesehatan berbasis bukti untuk pencapaian SDGs. Konferensi ini juga menjadi forum untuk ahli epidemiologi, ahli kesehatan masyarakat dan pembuat kebijakan kesehatan masyarakat dalam berbagi pengetahuan dan keahlian mereka serta berkontribusi terhadap pencapaian SDGs, khususnya di negara mereka masing-masing dan wilayah Asia Tenggara pada umumnya.

Selain hal diatas, hal penting lainnya yang dibahas adalah mengenai fenomena bencana alam di Indonesia yang kerap kali menimbulkan dampak yang besar dan memerlukan penanganan serius dalam respon ketanggapandaruratan serta kesiapan tenaga medis, proses recovey, penanganan korban pengungsi yang rentan dengan risiko penyakit epidemik. (source :www.kabarnusa.com, kabarbali.com)


PENAEXPO20182Unit Kegiatan Pers Mahasiswa (UKPM) Pena Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (KM) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas baru saja mengadakan acara Pena Expo 2018, yang merupakan lomba jurnalistik untuk mengembangkan kreativitas mahasiswa dalam menulis serta membuat karya yang kreatif dan menarik. Puncak dari acara ini merupakan pengumuman pemenang sekaligus penyampaian materi mengenai jurnalistik yang diadakan di Gedung Seminar E, Universitas Andalas, Padang pada Sabtu, 22 September 2018.

Mengusung tema ‘Tunjukkan Kontribusi, Nyatakan dengan Karya’, Pena Expo 2018 mengadakan lomba-lomba jurnalistik, yaitu cipta puisi, cipta cerpen, menulis esai, fotografi, dan lomba poster. Hal yang sedikit membedakan antara Pena Expo tahun ini dengan tahun sebelumnya adalah cakupan peserta yang lebih luas, jika sebelumnya hanya mencakupi mahasiswa Universitas Andalas saja kini mahasiswa Perguruan Tinggi se-Kota Padang dapat mengikuti lomba ini.

Selain itu, ada beberapa ketentuan lomba yang perlu diperhatikan oleh para peserta, di antaranya tulisan harus orisinil, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, dan sesuai dengan tema yang telah ditentukan. Masing-masing cabang lomba juga memiliki sub-tema tersendiri, yaitu ‘Suara Pemuda Untuk Indonesia’ untuk lomba cipta puisi, ‘Inovasi Generasi Muda dalam Pembangunan Indonesia Berkelanjutan’ untuk lomba menulis esai, ‘Realitas Pemuda Indonesia’ untuk lomba fotografi, ‘Pemuda Berkarya’ untuk lomba poster, serta tema bebas untuk lomba cipta cerpen.

PENAEXPO20183Hasil karya peserta dinilai oleh juri-juri yang sudah ahli di bidangnya, yaitu Reno Mardhatillah Sabrina, S.Pd., Arif Purnama Putra, Axvel Gion Revo S.Psi. (Ketua Asosiasi Pers Mahasiswa Sumatera Barat), serta Kanadi Warman, S.Sos.. Para juri ini selanjutnya juga ikut mengisi dalam sesi Sharing & Hearing pada acara Pena Expo.

Acara puncak dari Pena Expo dimulai pada pukul 09.00 WIB yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selanjutnya penyampaian kata sambutan dari berbagai pihak terkait dan diakhiri dengan pembukaan acara Pena Expo secara resmi oleh Wakil Dekan III FKM Unand, Bapak Dr. Masrizal dt. Mangguang, S.K.M., M.Biomed. Acara semakin meriah dengan adanya penampilan seni tari dan live acoustic. Kemudian, hal yang juga berbeda dengan Pena Expo tahun sebelumnya, ada penyampaian materi oleh Arif Rahman Hakim, S.Hum. mengenai ‘Menulis Itu Penting’. Sebagian peserta terlihat antusias dalam mendengarkan dan ikut bertanya kepada pemateri tersebut.

Selanjutnya, hal yang paling ditunggu-tunggu oleh para peserta Pena Expo, yaitu pengumuman pemenang. Untuk lomba poster dimenangkan oleh Bachrul Helmy dari Universitas Andalas yang juga merupakan pemenang Pena Expo tahun sebelumnya, lalu lomba fotografi dimenangkan oleh Sugeng Wahyu Prasetyo dari STKIP PGRI Sumatera Barat. Kemudian juara satu lomba menulis esai diraih oleh A. Fajri Alvi dari Universitas Negeri Padang dan juara keduanya diraih Yolanda Safitri dari Universitas Andalas. Untuk lomba puisi juara 1 diraih oleh Mulyadi dari STKIP PGRI Sumatera Barat, juara 2 diraih Rion Albukhari dari Universitas Andalas, dan juara 3 diraih Iga Oktorinita dari Universitas Andalas. Terakhir dari cabang lomba cipta cerpen, juara 1 diraih oleh Eka Saputri dari Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lppn, juara 2 diraih Devin Mahendika dari Universitas Andalas, dan juara 3 diraih Meili Junita dari Universitas Negeri Padang.

Acara puncak Pena Expo ini, diakhiri dengan foto bersama para juara, pemateri dan juri, peserta dan para panitia Pena Expo 2018. Akhirnya, dengan diadakannya Pena Expo diharapkan dapat menjadi wadah terlahirnya karya-karya hebat dengan ide-ide kreatif dan menarik. (Annisa Nurul Izza / PENA FKM)