download leafletHallo agen perubahan! Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Andalas mengundangmu untuk menjadi salah satu bagian perubahan Indonesia bersama LKTI VI Nasional FKM Unand.
Tema: “Youth Generation as the Innovators of Strategies in Improving Indonesia’s Public Health Quality”“.

Dengan Sub-Tema Lomba KTI :

. Untuk mahasiswa Se-Indonesia:

  1. Perbaikan status gizi masyaraka tguna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  2. Strategi penanggulangan dan pencegahan terjadinya re-emerging disease dan new-emerging disease di Indonesia.
  3. Inovasi penurunan jumlah kecelakaan kerja berbasis teknologi.
  4. Optimalisasi tanaman lokal sebagai alternatif pengobatan penyakit menular dan tidak menular.
  5. Inovas ipengelolaan lingkungan yang berdaya guna untuk megatasi pencemaran lingkungan.

. Untuk Siswa Se-Sumbar, Riau, Jambi:

  1. Pemberdayaan PHBS di lingkungan sekolah.
  2. Teknologi penanggulangan masalah pencemaran lingkungan.
  3. Edukasi dini kesehatan reproduksi kepada siswa.
  4. Strategi penanggulangan penyalahgunaan bahan aditif dan obat-obat terlarang.
  5. Inovasi pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) sebagai upaya peningkatan mutu kesehatan masyarakat.

Sub-Tema Lomba Poster Ilmiah :

Untuk Mahasiswa Se-Indonesia:

  1. Healthy life style.
  2. Pemberdayaan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD).
  3. Meminimalisir masalah kesehatan akibat bencana.
  4. Perbaikan status gizi masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  5. Inovasi penurunan jumlah kecelakaan kerja berbasis teknologi.

Timeline Kegiatan

 1.  Pendaftaran Peserta dan Pembayaran

a. Gelombang I

:   14 Agustus – 1 Oktober 2017

b. Gelombang II

:   2 Oktober – 19 November 2017
 2.  Pengumpulan Abstrak :   14 Agustus – 19 November 2017
 3.  Batas Pengumpulan Abstrak :   19 November 2017 pukul 23.59
 4.  PenilaianAbstrak :   20 November – 3 Desember 2017
 5.  Pengumuman Penilaian Abstrak :   4 Desember 2017
 6.  Konfirmasi Pengumpulan Full Paper :   4 Desember – 6 Desember 2017
 7.  Batas Pengumpulan Full Paper :   12 Desember 2017 pukul 23.59
 8.  Penilaian Full Paper :   13 Desember – 23 Desember 2017
 9.  Pengumuman Finalis :   24 Desember 2017
10. Registrasi Ulang Finalis :   25Desember 2017 – 21Januari 2018
11. Technical Meeting :   23Februari 2018
12. Presentasi Karya Tulis dan Poster :   24 Februari 2018
13. Fieldtrip :   25 Februari 2018


Insert Peserta KTI

  1. Pendaftaran Gelombang I
  • Tim         : 125.000,-
  • Individu  : 65.000,-
  1. Pendaftaran Gelombang II
  • Tim         : 150.000,-
  • Individu  : 75.000,-

Insert Peserta Poster Ilmiah

  1. Pendaftaran Gelombang I
  • Individu      : Rp. 50.000,-
  • Kelompok  : Rp. 75.000,-
  1. Pendaftaran Gelombang II
  • Individu     : Rp. 75.000,-
  • Kelompok  : Rp. 100.000,-

 

Pembayaran pendaftaran dilakukan melalui:

Bank                     : Bank Mandiri Syariah

No. Rekening       : 7099-131-483

a.n.                       : Resyidah Alfisri

📞Narahubung:

  • Muhammad Agung Surya (081338091530)
  • Meisyatul Khadijah (082269851464)
  • Rina Safitri (082383449426)

📎Info lebih lanjut kunjungi

Blog           : lktinasionalfkmunand.blogspot.co.id

Instagram  : @lktifkmunand

Twitter       : @lktifkmunand

Facebook  :LktiFkmua Nasional

Line           :  @fbi9683q

Media patner:

@eventapaaja , @kostmlg, @bukadulucom, @mampusnet, @ngeventnyok, @infosumbar, @event.update, @infia_showbiz, @acaraapa_com, @seputaracarakampus, @radio_mu, @mahasiswaum, @Suarausu

So tunggu apa lagi, Ayo tuangkan ide kreatif dan submit karya terbaik kalian di LKTI VI Nasional FKM Unand👊.


Sehubungan telah dilaksanakannya test TOEFL Mahasiswa Baru Universitas Andalas Tahun 2017,berikut dilampirkan data hasil Test TOEFL mahasiswa baru Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas Tahun 2017 :

  1. Prodi IKM
  2. Prodi Gizi

Diberitahukan kepada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masayarakat Universitas Andalas penerima Bidikmisi Tahun 2017 agar hadir dalam rangka acara Spesimen tanda tangan dengan Pihak Bank Mandiri pada :

Hari / Tanggal :  Rabu / 20 September 2017
Jam :  08.00 WIB s/d selesai
Tempat :  Gedung Seminar F Universitas Andalas

  1. Pelatihan TOEFL Preparation and Active English bagi mahasiswa S1/D3 BP 2010-2014 yang dilaksanakan oleh Pusat Bahasa UNAND akan tetap dilanjutkan kembali. Teknis pendaftaran Term II akan segera diinformasikan oleh Pusat Bahasa.
  2. Bagi mahasiswa yang memperoleh skor TOEFL Maba dibawah 450, wajib mengikuti Pelatihan TOEFL Preparation and Active English sebanyak 30x pertemuan sebelum mengambil test TOEFL Prediction di Pusat Bahasa UNAND untuk memenuhi batas skor TOEFL yang ditentukan masing – masing Fakutas sebagai salah satu syarat kompre.
  3. Sertifikat TOEFL yang digunakan untuk syarat pendaftaran kompre hanya dapat dikeluarkan oleh Pusat Bahasa UNAND. Sertifikat TOEFL dari instansi lain tidak dapat diterima.
  4. Pelatihan TOEFL Preparation and Active English ini tidak dipungut biaya. Peserta hanya perlu membayar fotokopi modul sebesar Rp. 40.000,-/ modul.

Padang (6-7/09/17), Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas telah menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan kegiatan konferensi kesehatan masyarakat internasional, Andalas International Public Health Conference (AIPHC) 2017. Rangkaian acara telah dimulai dengan pre-conference workshop pada 5 September 2017, dan kegiatan puncak AIPHC dilaksanakan pada tanggal 6-7 September 2017. AIPHC 2017 akan dilaksanakan bersamaan dengan Musyawarah Nasional Ke-5 Perhimpunan Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi).

AIPHC 2017 bertujuan untuk mengkaji program promosi kesehatan dan pencegahan penyakit yang ada serta mengusulkan beberapa perbaikan untuk mempercepat pencapaian agenda pengembangan SDGs. Dimana tujuan tersebut berasal dari kegagalan negara-negara untuk mencapai indikator MDGs yang diinginkan, sehingga pemerintah harus beralih ke sudut pandang berbeda untuk memecahkan masalah kesehatan masyarakat tersebut. Dengan adanya konferensi internasional ini diharapkan orang-orang yang bergerak di bidang kesehatan akan tergerak untuk memperlihatkan perannya dalam menurunkan angka kejadian penyakit.

UntitledUntuk itu, AIPHC 2017 mengangkatkan tema “Improving Heatlh Promotion and Disease Prevention Stategies for Health Development Agenda of SDGs” yang artinya Meningkatkan Strategi Promosi Kesehatan dan Pencegahan Penyakit untuk Agenda Pengembangan Kesehatan SDGs. Tema utama ini akan dibahas dalam tiga diskusi panel oleh ahli kesehatan masyarakat bereputasi internasional, dimana sub tema tersebut adalah (1) Efektifitas dan Efisiensi Inisiasi Promosi dan Pencegahan Kesehatan dalam Mengelola MDGs, (2) Peran Program Pembiayaan Kesehatan dalam Promosi Kesehatan dan Pencegahan Penyakit, dan (3) Menghubungkan Promosi Kesehatan dan Pencegahan Penyakit ke SDGs.

Untitled1Konferensi internasional ini menghadirkan lima pembicara dari luar negeri (Prof. Syed Mohamed Aljunid; Medeleine R. Valera MD, MScIH; Prof. Sukil Kim; Dr. Mary Assunta; dan Prof. Umesh Kapil), dua Dirjen Kementerian Kesehatan (dr. H. Mohamad Subuh, MPPM dan dr. Anung Sugihantono, M.Kes), satu pembicara dari BPJS Kesehatan (Dr. Mudiharno, MSi), dan ahli kesehatan masyarakat dari Universitas Gadjah Mada (Prof. dr. Hari Kusnanto Josef, SU, Dr. PH) dan Universitas Diponegoro (Hanifa Maher Denny, SKM, MPH, PhD).

AIPHC 2017 juga mempresentasikan hasil penelitian bidang kesehatan masyarakat secara oral maupun poster. Untuk itu, panitia AIPHC 2017 telah bekerjasama dengan BMC Public Health (jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus) untuk mempublikasikan kurang lebih 150 abstrak terpilih dan paper.

“Dengan adanya AIPHC ini, saya dapat mempresentasikan artikel mengenai penelitian di bidang kesehatan masyarakat dan berpeluang untuk mempublikasikan artikel saya ke dalam jurnal internasional Scopus. Juga dengan adanya konferensi ini sangat membantu untuk membangun sinergi antara FKM yang ada baik di dalam maupun luar negeri,” ujar Christyana Sandra salah satu oral presentator.

AIPHC diikuti oleh kurang lebih 235 author yang berasal dari berbagai Negara di antaranya adalah Indonesia, Malaysia, dan Thailand dimana peserta yang rata-rata merupakan dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat.

“Selain meningkatkan citra Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas, AIPHC juga memberikan feedback lain yang lebih penting yaitu mempererat kerjasama antar FKM yang ada di Indonesia pada khususnya dan luar negeri juga. Contoh kerjasama yang bisa dilakukan ke depannya adalah kunjungan dan pertukaran mahasiswa antaruniversitas, penelitian bersama, atau bahkan kesempatan mengajar bagi dosen FKM yang memenuhi kualifikasi untuk mengajar di universitas lain baik dalam maupun luar negeri,” jelas Pak Denas Symon Kaprodi S1 Gizi FKM Unand yang juga merupakan salah seorang oral presentator dalam konferensi ini.

Untitled2.Setelah penutupan AIPHC, kegiatan disambung dengan Musyawarah Nasional Ke-5 Perhimpunan Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi). Munas ini dilaksanakan sekali dalam lima tahun, dimana tujuan diadakannya adalah ingin meningkatkan profesi SKM. Pembahasan yang akan dibicarakan dalam Munas Ke-5 ini adalah langkah-langkah untuk meningkatkan keprofesian, serta pembahasan pertemuan-pertemuan bagi tamatan IKM yang bisa dalam bentuk pelatihan-pelatihan, juga sharing and hearing dari senior SKM yang telah lama berkecimpung dalam dunia kesehatan dan berbagi mengenai info pekerjaan.

(Wulan Mustika dan M. Rafki P)

UKPM Pena BEM KM FKM Unand


Diberitahukan kepada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas untuk dapat mengikuti Kuliah Umum dan memakai jaket almamater pada :

Hari / Tanggal :  Selasa / 5 September 2017
 Jam :  09.30 WIB s/d selesai
 Tempat :  Gedung Convention Hall Universitas Andalas
Narasumber :  Mayor Inf (Purn) Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc, M.P.A, M.A

Diberitahukan kepada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas untuk dapat mengikuti Kuliah Umum Kewirausahaan pada :

Hari / Tanggal :  Senin / 4 September 2017
 Jam :  09.30 WIB s/d selesai
 Tempat :  Gedung Convention Hall Universitas Andalas
Narasumber :  Andrinof A Chaniago
Jabatan :  Mantan Kepala BAPPENAS
Komisaris Utama BRI
Tema :  Kewirausahaan Sosial Sebagai Jalan Peningkatan Kesejahteraan Yang Berkelanjutan