Kota Padang, 15 Desember 2024 – Semangat sehat menyelimuti Kelurahan Sungai Pisang, Teluk Kabung Selatan, Kota Padang, ketika Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas (FKM Unand) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Maju Bersama Sehat Bersama FKM Unand”. Kegiatan yang digelar ini menjadi momen istimewa bagi warga setempat, menghadirkan serangkaian aktivitas yang bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran hidup sehat di tengah masyarakat.

Pagi dimulai dengan aksi senam sehat bersama, di mana para warga dari berbagai usia berkumpul untuk bergerak bersama di bawah arahan instruktur senam. Gelak tawa dan semangat terpancar dari wajah-wajah ceria warga, membuktikan bahwa kesehatan dapat diraih dengan cara yang menyenangkan.

Setelah energik dengan senam sehat, giliran siswa-siswa sekolah dasar menjadi fokus perhatian. Tim dari FKM Unand mengadakan edukasi dan sosialisasi tentang hidup bersih dan sehat, menyampaikan materi menarik yang meliputi cara mencuci tangan dengan benar, pentingnya makan bergizi seimbang, dan pencegahan penyakit di rumah tangga. Anak-anak tampak antusias mengikuti sesi interaktif ini, dengan banyak pertanyaan dan tawa yang menghiasi suasana.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis yang melibatkan kolaborasi dengan Rumah Sakit Universitas Andalas, bersama satu orang dokter, dua orang perawat dan satu unit ambulan. Layanan seperti cek tekanan darah, pemeriksaan gula darah, dan konsultasi kesehatan menarik banyak warga untuk memanfaatkan kesempatan tersebut. Dukungan dari tenaga medis profesional memastikan warga mendapatkan pelayanan yang maksimal.

Antusiasme dan sambutan hangat dari warga menjadi bukti nyata bahwa program ini telah meninggalkan kesan positif. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas berharap, melalui program seperti ini, masyarakat dapat semakin teredukasi dan terdorong untuk menerapkan pola hidup sehat dalam keseharian mereka. Dengan komitmen untuk terus menginspirasi dan melayani masyarakat, FKM Unand menjadikan “Maju Bersama Sehat Bersama” sebagai langkah awal menuju masyarakat yang lebih sehat, cerdas, dan sejahtera (rilis/humasfkm).
Padang, 12 Desember 2024 – Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas (FKM UNAND) melaksanakan pembahasan peluang kerjasama dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM UNHAS) pada Kamis, 12 Desember 2024. Pertemuan ini bertujuan untuk menjajaki potensi kolaborasi strategis dalam bidang pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Kampus FKM UNAND Limau Manis ini ini dihadiri oleh Dekan FKM UNAND, Dr. dr. Dien Gusta Anggraini Nursal, MKM, dan Wakil Dekan I, Dr. Idral Purnakarya, SKM., MKM dan jajaran pimpinan FKM Unand. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak mendiskusikan berbagai peluang untuk memperkuat sinergi antar universitas guna mendukung pengembangan pendidikan kesehatan masyarakat.
Agenda ini dilanjutkan dengan kuliah umum yang dimulai pada pukul 13.30 WIB. Sesi ini diisi dengan kuliah yang disampaikan oleh Dr. Healty Hidayanti, SKM., M.Biomed, seorang pakar di bidang kesehatan gizi. Kuliah umum yang bertajuk “Penerapan Pengetahuan Gizi, Kesehatan Gizi, dan Remaja” ini diikuti dengan antusias oleh para mahasiswa dan dosen yang turut hadir dalam kegiatan ini.

Dr. Healty Hidayanti memaparkan hasil yang telah dilaksanakan sebelumnya. Dimana dalam hasil penelitian ini Healthy mendapatkan bahwa banyaknya remaja di kepulauan Sulawesi, yang belum memenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG). Dengan pemaparan hasil penelitian ini diharapkan akan adanya output berupa kolaborasi riset tantara FKM Unand dan FKM Unhas.
Dekan FKM UNAND, Dr. dr. Dien Gusta Anggraini Nursal, MKM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di kedua institusi. “Semoga dengan adanya kolaborasi ini dapat memberikan dampak positif bagi kedua universitas khususnya dalam peningkatan kualitas pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Kita dapat berkolaborasi dalam publikasi penelitian di masing-masing jurnal kita” ujar beliau.
Melalui pertemuan dan kuliah umum ini, FKM UNAND dan FKM UNHAS menunjukkan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu kesehatan masyarakat yang relevan dan aplikatif. Kedua belah pihak optimis bahwa kerjasama ini akan memberikan manfaat yang signifikan bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat luas (rilis/humas fkm).
Kegiatan visitasi akreditasi program studi (Prodi) S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM), Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Andalas (Unand) resmi berakhir. Tim asessor LAM-PT Kes Dr. Drs. Sutanto Priyo Hastono, M.Kes dari Universitas Indonesia dan Destanul Aulia, SKM, MBA, M.E.c., Ph.D. dari Universitas Sumatera Utara, telah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan penilaian terhadap prodi S1 IKM pada Selasa (10/12). Kegiatan dimulai dengan rangkaian wawancara dari asesor kepada begbagai pihak yang terlibat dengan pelayanan FKM, untuk menyelaraskan informasi yang telah didapat sebelumnya.
Kegiatan visitasi dimulai dengan sesi wawancara, di mana asesor berdiskusi langsung dengan pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga alumni. Diskusi ini menjadi momen penting untuk menggali informasi terkait visi, misi, capaian kinerja, serta berbagai inovasi yang telah dijalankan oleh fakultas.
Setelah sesi wawancara, asesor melanjutkan kegiatan dengan observasi fasilitas kampus. Ruang kuliah, ruang baca, laboratorium, dan fasilitas penunjang lainnya menjadi fokus utama. Tim asesor memberikan perhatian khusus pada kenyamanan, kelengkapan, dan kesesuaian fasilitas dengan standar pendidikan tinggi.

Asesor melanjutkan kegiatan kerja mandiri, menganalisis dokumen-dokumen yang telah disiapkan oleh tim akreditasi FKM Unand. Hasil dari kerja mandiri ini akan menjadi bahan penyusunan laporan akhir yang menentukan hasil akreditasi fakultas.
Kegiatan pun berlanjut. Internal FKM Unand juga diberikan kesempatan diskusi mengenai berita acara dengan asessor dari LAM-PT Kes. Diskusi ini juga menjadi kesempatan oleh prodi S1 IKM untuk menjelaskan dan menerangkan kembali kondisi dalam berita acara yang dirasa kurang menggambarkan situasi yang sebenarnya. kegiatan diskusi berlangsung dengan suasana santai namun serius.
Diskusi selesai pada pukul 19.45 WIB. Kegiatan ini dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara dan closing ALD. Berita acara kegiatan ini ditandatangani oleh kedua tim asesor dan Kepala Program Studi S1 IKM Dr. Mery Ramadani, SKM., MKM. Berkas yang telah ditanda tangani diserahkan secara simbolis oleh perwakilan asesor kepada Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Dr.dr. Dien Gusta Anggraini Nursal., M.K.M.
Dengan selesainya visitasi ini, FKM Unand berkomitmen untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas dalam berbagai aspek, demi mencetak lulusan yang kompeten dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat (rilis/humasfkm).
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas (Unand) menggelar kegiatan Field Study Program (FSP) untuk mahasiswa Program Magister (S2) yang berlangsung di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) serta sejumlah Puskesmas di wilayah Sumbar. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman praktis dan pemahaman langsung tentang manajemen kesehatan masyarakat di tingkat provinsi dan desa, serta menghubungkan teori dengan praktik di lapangan.
Kegiatan magang yang dimulai pada awal November 2024 ini melibatkan 50 mahasiswa S2 Kesehatan Masyarakat Unand yang dibagi dalam kelompok-kelompok kecil untuk terlibat dalam berbagai kegiatan kesehatan masyarakat, mulai dari perencanaan, pemantauan, hingga evaluasi program-program kesehatan di Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar dan Puskesmas-puskesmas setempat.
Tujuan Kegiatan
Field Study Program ini dirancang untuk memperdalam pengetahuan mahasiswa dalam bidang manajemen kesehatan, pengelolaan kebijakan kesehatan, serta penerapan prinsip-prinsip kesehatan masyarakat dalam skala yang lebih luas. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengamati langsung bagaimana kebijakan kesehatan diterapkan, serta berinteraksi dengan tenaga kesehatan di tingkat puskesmas untuk memahami tantangan dan solusi dalam pelayanan kesehatan di lapangan.
Aktivitas di Lapangan
Selama kegiatan magang, mahasiswa terlibat dalam berbagai aktivitas yang mencakup pengumpulan data kesehatan, pemantauan program kesehatan, serta analisis kebijakan kesehatan. Di Puskesmas, mahasiswa terlibat dalam pemantauan program imunisasi, promosi kesehatan, serta penanggulangan penyakit menular dan tidak menular. Di tingkat Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, mereka juga mendapatkan pengalaman dalam merancang dan mengimplementasikan kebijakan kesehatan, serta bekerja dengan para pengambil kebijakan untuk mendiskusikan solusi kesehatan masyarakat di tingkat provinsi.
Pentingnya Keterlibatan Mahasiswa dalam Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Kegiatan Field Study Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan kebijakan kesehatan dan sistem pelayanan kesehatan di Sumatera Barat. Melalui pengalaman langsung di lapangan, mahasiswa diharapkan dapat memahami dengan lebih baik tantangan yang dihadapi oleh sistem kesehatan Indonesia, serta mengembangkan kemampuan analisis dan pemecahan masalah yang aplikatif.
Dengan dilibatkannya mahasiswa dalam program ini, diharapkan tercipta keterlibatan aktif dalam perencanaan dan pengelolaan program kesehatan yang akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di Sumatera Barat.
Padang, [29 November 2024] — Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas (FKM Unand) dengan bangga mengumumkan penyelenggaraan Field Epidemiology Training Program (FETP) yang diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes). Program pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan epidemiolog dalam menganalisis dan menangani masalah kesehatan masyarakat ini akan dilaksanakan di FKM Unand sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan di Indonesia, khususnya di bidang epidemiologi lapangan.
Tentang Field Epidemiology Training Program (FETP)
Field Epidemiology Training Program (FETP) adalah program pelatihan intensif yang dirancang untuk menghasilkan tenaga epidemiolog terlatih yang memiliki kemampuan analisis data kesehatan, respon cepat terhadap wabah, serta pengelolaan informasi kesehatan yang berkualitas. Program ini merupakan kerjasama antara Kemenkes, lembaga pendidikan tinggi, dan organisasi kesehatan internasional, yang bertujuan untuk mengembangkan kapasitas para epidemiolog dalam mengatasi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia.
Melalui pelatihan ini, peserta akan mendapatkan pembekalan langsung terkait metode epidemiologi, analisis data kesehatan, serta teknik pengawasan dan investigasi epidemiologi lapangan. Para peserta juga akan berkesempatan untuk mempraktekkan keterampilan mereka dengan bekerja di lapangan, membantu menangani berbagai masalah kesehatan yang ada di masyarakat.
Kerjasama Kemenkes dengan FKM Unand
Program FETP yang dilaksanakan di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas ini menjadi bagian dari upaya strategis Kemenkes dalam memperkuat kemampuan para tenaga kesehatan Indonesia. Sebagai bagian dari program pendidikan S2 Epidemiologi, FKM Unand memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan kompetensi tenaga epidemiolog di Indonesia. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi besar dalam pengembangan ilmu epidemiologi di Indonesia dan membantu memperkuat sistem kesehatan nasional.
Tujuan dan Manfaat Program FETP di FKM Unand
Program FETP di FKM Unand bertujuan untuk:
- Meningkatkan Kapasitas Epidemiolog Lapangan: Melalui pelatihan intensif, peserta akan menguasai teknik-teknik terbaru dalam epidemiologi lapangan, analisis data kesehatan, serta strategi pengendalian wabah.
- Pemberdayaan Tenaga Kesehatan di Indonesia: Program ini akan memberikan keterampilan praktis yang dibutuhkan oleh para tenaga kesehatan di daerah, terutama dalam menghadapi tantangan kesehatan yang kompleks dan dinamis.
- Meningkatkan Kerjasama Institusi Kesehatan: FETP juga membuka peluang kolaborasi antara Kemenkes, FKM Unand, dan instansi kesehatan lainnya dalam merancang program kesehatan berbasis bukti yang lebih efektif.
- Peningkatan Kualitas Penelitian Kesehatan: Melalui FETP, peserta akan mendapatkan wawasan yang lebih dalam tentang pentingnya riset epidemiologi dalam mendukung kebijakan kesehatan yang berbasis data.
Program FETP di FKM Unand: Peluang untuk Mahasiswa dan Tenaga Kesehatan
Pelatihan ini terbuka tidak hanya untuk para mahasiswa program S2 Epidemiologi, tetapi juga untuk para tenaga kesehatan yang sedang bekerja di instansi pemerintah, rumah sakit, dan puskesmas. Peserta yang terpilih akan memperoleh pengalaman langsung dalam penyelidikan epidemiologi, penanggulangan penyakit menular, serta pengelolaan program kesehatan masyarakat di tingkat lapangan.
Program ini juga merupakan kesempatan emas bagi para profesional kesehatan untuk memperdalam ilmu epidemiologi dengan pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan di Indonesia. Dengan mengikuti FETP, para peserta akan siap menjadi agen perubahan yang mampu menyelesaikan masalah kesehatan dengan pendekatan berbasis data dan bukti ilmiah.
Kesempatan Emas untuk Berkarir di Bidang Kesehatan Masyarakat
Selain memberikan pelatihan bagi tenaga kesehatan yang ada, program ini juga membuka peluang besar bagi lulusan FKM Unand, khususnya di bidang epidemiologi untuk mengembangkan karir di sektor kesehatan masyarakat. Lulusan S2 Epidemiologi di FKM Unand memiliki potensi besar untuk berkarir sebagai epidemiolog di instansi pemerintah, lembaga internasional, serta perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan masyarakat.
Tentang Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas (FKM Unand) merupakan salah satu fakultas terkemuka di Indonesia yang memiliki komitmen tinggi dalam pengembangan ilmu kesehatan masyarakat dan epidemiologi. Dengan berbagai program akademik berkualitas, FKM Unand bertujuan untuk mencetak tenaga profesional yang siap menghadapi tantangan kesehatan global.
Selain itu, FKM Unand juga memiliki fasilitas riset yang lengkap dan selalu berusaha untuk berkolaborasi dengan berbagai lembaga nasional dan internasional dalam meningkatkan kapasitas riset dan pendidikan di bidang kesehatan masyarakat.








