Selasa, 24 November 2020, FKM Unand mengadakan rapat kerja fakultas yang dilaksanakan di ruang sidang lantai 3 gedung FKM limau manis. Meskipun dalam masa pandemi, Raker tetap dilaksanakan secara tatap muka dengan mematuhi protokol kesehatan. Acara ini diikuti oleh unsur pimpinan fakultas, mulai dari dekan, wakil-wakil dekan, kaprodi, ketua departemen, kepala bagian dan kepala sub bagian tenaga kependidikan FKM Unand.

Adapun rangkaian kegiatan ini dimulai dengan pembukaan dan pengarahan oleh dekan FKM Unand, dilanjutkan dengan presentasi program kerja oleh unsur pimpinan fakultas, prodi dan masing-masing departemen.presentasi program kerja masing-masing peserta juga disertai sesi diskusi dan tanya jawab

berdasarkan raker tersebut, dirumuskan berbagai macam program dan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh setiap bidang dan departemen selama setahun kedepan. Diharapkan acara raker ini dapat menjadi acuan dalam meningkatkan kinerja dan kolaborasi antar unsur yang ada di FKM Unand supaya terwujud visi misi FKM Unand yang Mandiri, Unggul, dan Bermartabat. (Yudi)


Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas (FKM UNAND) sukses menyelenggarakan Andalas Internasional Public Health Conference (AIPHC) 2020 pada selasa dan rabu, 27-28 Oktober 2020 lalu. Dilaksanakan secara online melalui ZOOM, acara ini dihadiri oleh ratusan akademisi dan ahli di bidang Kesehatan dari berbagai negara, seperti China, Thailand, Vietnam, Australia, Turki, Malaysia, Singapura dan lain-lain.

Acara ini diawali dengan sambutan dari ketua panitia, Kamal Kasra PhD, yang kemudian dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor 4 Universitas Andalas, Dr. Hefrizal Handra, M.Soc.Sc.Selanjutnya, acara tersebut dilanjutkan dengan penyampaian Keynote Speech oleh Professor Chandra Mani Pandey (India) dari International Epidemiologist Association (IEA).

Event bertajuk “Covid-19 Pandemic Control : What Are Our Best Effrots?” ini dilaksanakan selama dua hari dengan 3 sesi plenary seminar yang diisi oleh berbagai ahli dari seluruh dunia, antara lain Profesor Syed Aljunid dari Kuwait University, Profesor Richard Osborne dari Swinburne University of Technology Australia, Profesor Virasakdi Chongsuvivatwong dari Thailand, Profesor Mohd. Rohaizat dari Universiti Kebangsaan Malaysia, Dr. Cui Zhezhe TB Division of Guangxi CDC China, dr. Achmad Yurianto dari kementrian Kesehatan, Dr. Kunta Nugraha dari kementrian ekonomi, Dr. Rita Damayanti dari Universitas Indonesia, Profesor Nusyirwan Efendi dan Defriman Djafri PhD dari Universitas Andalas, dan diakhiri oleh penyampaian materi tentang peran pemerintah oleh gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan PhD.

“Yang menjadi kunci dari peran pemerintah adalah penyampaian data yang transparan kepada masyarakat, tanpa adanya Sugar Coating. Pemerintah dalam hal ini bekerjasama dengan melibatkan akademisi Kesehatan dari berbagai institusi dalam mempertimbangkan berbagai keputusan. Kemudian, pemerintah tentunya selalu berupaya untuk menciptakan kebijakan yang paling mungkin dilakukan demi menghentikan mengurangi kasus baru Covid-19, meskipun selalu ada resiko di setiap pilihan” ujar Gubernur DKI Jakarta, Anie Baswedan PhD dalam sesi materi yang beliau sampaikan dalam bahasa inggris.

Selain itu, konferensi internasional tahunan Fakultas Kesehatan Masyarakat ini juga dihadiri oleh akademisi dari seluruh dunia yang menyampaikan beragam hasil penelitiannya di bidang Kesehatan dalam 3 sesi Oral Presentation. AIPHC 2020 menjadi ajang bertemunya akademisi dari berbagai negara untuk saling berbagi perspektif, kajian keilmuan Kesehatan, serta berdiskusi mengenai berbagai permasalahan yang terjadi serta penanggulangan yang dilakukan di negara masing-masing.

Seluruh peserta menyambut antusias penyelenggaraan AIPHC 2020. Meskipun terpisah jarak dan dilangsungkan secara online karena Pandemi Covid-19, namun ternyata hal tersebut tidak mengurangi semangat para akademisi untuk berpartisipasi. Rangkaian acara kemudian diakhiri dengan penyampaian closing speech oleh Dekan FKM UNAND, Defriman Djafri PhD dan pengumuman pemenang lomba fotografi, poster dan video promosi Kesehatan di tingkat mahasiswa. (Aulia Rahman, SKM, MKM.)

 


 

Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas mengadakan salah satu bentuk implementasi tri darma perguruan tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertema “Upaya Pencegahan COVID-19 pada Lansia di Kelurahan Andalas Kota Padang Tahun 2020”. Pelaksanaannya pada Kamis (02/07/2020) di Masjid Taqwa Kelurahan Andalas Kota Padang.

Target kegiatan Pengabdian Masyarakat ini ialah kader posyandu lansia dan masyarakat lanjut usia (lansia) yang memiliki usia di atas 60 tahun. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta dan pendampingan lansia bersama kader posyandu lansia dalam pencegahan COVID-19. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Pengabdian Masyarakat, Ayulia Fardila Sari ZA, SKM, MPH, “Berdasarkan data DKK Padang menunjukkan bahwa sampai saat ini Kelurahan Andalas masih berada pada zona merah kasus COVID-19 dan menjadi resiko tinggi bagi lansia yang telah berusia 60 tahun dikarenakan sistem kekebalan tubuh yang rendah”.

Kegiatan ini bekerjasama dengan kader lansia dalam bentuk penyampaian materi panduan COVID-19 pada lansia melalui brosur dan booklet. Adapun tujuannya untuk menjadikan keberlanjutan program. Serta dapat mendampingi lansia dalam memutus mata rantai penularannya dengan adanya pembagian masker, madu, sabun cair, makanan ringan dan selebaran tentang pencegahan COVID-19 pada lansia.

Menurut Azleni selaku Ketua RW 05 Kelurahan Andalas, “kegiatan ini bermanfaat karena memberikan suasana baru pada kegiatan kader lansia dan warga lansia dapat memperoleh informasi tentang melindungi diri dari ancaman COVID-19.” (Ulfah AA)


Hari kamis tanggal 5 Maret 2020, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Andalas mengadakan workshop pengembangan buku ajar dan buku teks ber-ISBN dan Hak Cipta Buku yang diikuti oleh dosen di lingkungan FKM Unand. Workshop tersebut diadakan untuk meningkatkan kapasitas dosen dalam menghasilkan buku ajar dan buku teks yang berkualitas.

Materi workshop diberikan oleh Heru Dibyo Laksono, ST.MT, yang merupakan dosen dari Fakultas Teknik Universitas Andalas, sekaligus staf Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas. Pemateri yang dihadirkan memiliki pengalaman dan rekam jejak dalam pembuatan buku teks dan buku ajar, baik di tingkat universitas maupun penerbit nasional. Materi workshop terdiri dari beberapa bagian, yaitu: Perkembangan jumlah buku yang dihasilkan dosen Unand beberapa tahun terakhir, Insentif, Prosedur pengurusan ISBN dan Hak Cipta Buku, Pelatihan Layout buku, serta tips dan trik pembuatan buku secara konsisten.

Wakil Dekan I Bidang Akademik FKM Unand, Dr.Azrimaidaliza, SKM, MKM menuturkan bahwa pelaksanaan workshop pengembangan buku ajar ini dilakukan untuk meningkatkan motivasi dan kapasitas dosen FKM Unand agar lebih giat dan produktif dalam menghasilkan buku teks dan buku ajar. Pelaksanaan workshop tersebut bertempat di Gedung FKM Unand Kampus Jati, Jalan Perintis Kemerdekaan no 94. Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB yang dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik FKM Unand dan berakhir pada pukul 12.00 WIB sekaligus makan siang bersama.

Dengan diadakannya workshop tersebut, diharapkan dosen FKM Unand lebih produktif dalam mengembangkan dan menghasilkan buku ajar dan buku teks kedepannya, sehingga kinerja FKM Unand juga semakin meningkat dalam menghasilkan buku berkualitas dan dapat bersaing dengan fakultas lain di lingkungan Universitas Andalas. (yudi)


 

Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat pada Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas resmi terakreditasi A pada 30 November 2019. Hal ini merupakan batu loncatan yang sangat membanggakan mengingat bahwa program studi tersebut terbilang baru jika dibandingkan dengan program studi dari fakultas lainnya yang ada di Unand.  Sebelumnya Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat sudah ada sejak tahun 2000, namun masih menjadi bagian dari Fakultas Kedokteran. Sejak tahun 2012 Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat memisahkan diri dari Fakultas Kedokteran dan mendirikan fakultas sendiri, yaitu Fakultas Kesehatan Masyarakat yang terdiri dari Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi.

Mendapatkan akreditasi A bukanlah hal yang mudah. Ada persyaratan yang harus dipatuhi baik dari segi sarana dan prasarana, dosen dan tenaga kependidikan lainnya, keaktifan mahasiswa, prestasi mahasiswa, outcome yang dihasilkan oleh alumni, dan sebagainya. Ditinjau dari segi dosen pun, telah memberikan layanan bantuan yang sangat memuaskan seperti bimbingan dengan dosen Pembimbing Akademik secara rutin, dan juga bantuan serta dukungan berupa anggaran terkait lomba akademik dan non akademik bagi mahasiswa yang ingin mengikuti lomba tersebut.

Ditinjau dari segi mahasiswa, sudah banyak mahasiswa dari Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat yang telah mendapatkan prestasi baik tingkat universitas, kota, maupun nasional. Mahasiswa pun juga aktif melaksanakan kegiatan yang dinaungi oleh BEM KM FKM Unand serta HIMA IKM KM FKM Unand. Kegiatannya seperti melakukan bakti sosial, mengadakan lomba bertemakan kesehatan di tingkat nasional atau yang lebih sering di dengar dengan “FRESH” serta mengadakan penyuluhan-penyuluhan ke SD, SMP, atau SMA yang ada di Padang.

“ Saya senang dan bangga sekali dengan prestasi dari Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat karena telah berhasil mendapatkan akreditasi A. Diharapkan setelah ini memberi peluang yang lebih besar dalam segi persaingan di dunia kerja kelak nantinya.”  ucap Anisa Azinar selaku salah satu mahasiswa dari Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas. Semoga kedepannya, Program Studi Ilmu Gizi segera mendapatkan akreditasi A untuk Fakultas Kesehatan Masyarakat yang lebih baik.

 

 

Nurul Hafizah

Wartawan UKPM Pena


KULIAH UMUM DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS ANDALAS

Pada tanggal 14 November 2019 dilaksanakan Kuliah Umum Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat di Aula Rumah Sakit Universitas Andalas. Acara ini dimulai pada pukul 08.00 WIB dan berakhir pada pukul 12.00 WIB. Setelah kata sambutan dari Dekan FKM Unand, Defriman Djafri, SKM, MKM, Ph. D acara dibuka secara resmi oleh Direktur Rumah Sakit Unand yang diwakili oleh Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan yaitu Dr. Arina Widya Murni, Sp – PD, KPsi. Rangkaian acara terdiri dari pemaparan materi seputar tata kelola dan pelayanan Rumah Sakit, dilanjutkan dengan observasi lapangan.

Kuliah umum ini diikuti oleh 90 orang mahasiswa FKM Unand yang terdiri dari peminatan Admisitrasi dan Kebijakan Kesehatan (AKK), Kesehatan dan Keselamatan Kerja dan Kesehatan Lingkungan (K3KL), Epidemiologi dan Biostatistik, Kesehatan Reproduksi (Kespro) dan Gizi Kesehatan Masyarakat. Terdapat tiga materi yang dipaparkan oleh 4 orang narasumber yaitu Pelayanan Rumah Sakit, Klaim BPJS dan Pengelolaan Limbah Rumah Sakit. Masing – masing materi disampaikan oleh pemegang program.

Setelah pemaparan ketiga materi tersebut, mahasiswa bersama dosen pendamping dan staf rumah sakit melakukan observasi di lingkungan rumah sakit sesuai dengan peminatan masing – masing. Observasi dilakukan di Bagian Rekam Medik dan Klinik Obgyn, Instalasi Gizi dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Di akhir kegiatan mahasiswa dikumpulkan kembali di Aula untuk menyampaikan hasil observasi mereka. Mahasiswa mengikuti kegiatan ini dengan antusias dan menyatakan observasi lapangan merupakan hal yang sangat menarik dan bermanfaat bagi mereka.


Padang – Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas (FKM UNAND) menyelenggarakan pelatihan I-Learning pada tangal 25 Oktober 2019. Peserta pelatihan ini adalah seluruh dosen yang ada di FKM UNAND, dengan pematerinya adalah Bapak Handoko, S.S, M.Hum dari Lembaga Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (LPTIK) UNAND divisi multimedia. Rangkaian kegiatan pelatihan dimulai dari pukul 09.00 dan beakhir pada pukul 12.00 WIB.

Acara pelatihan berlangsung semiformal, yang dipandu oleh Kaprodi S1 IKM dan dibuka oleh Wadkil Dekan 1 FKM UNAND. Kegiatan pelatihan kemudian dimulai dengan penyampaian materi pengantar tentang pentingnya kemampuan penyelenggaraan I-learning bagi setiap dosen. Selain mempermudah sistematika penilaian, penggunaan I-Learning ini dalam proses pembelajaran juga menghemat waktu, menghemat penggunaan kertas dan sumber daya lainnya, meminimalisir tenaga, meningkatkan efisiensi, dan sebagainya.

Selanjutnya, kegiatan pelatihan kemudian dilanjutkan dengan materi tutorial dan praktek. Adapun materi dan kompetensi yang diberikan dalam pelatihan antara lain :

  1. Pengantar I-learning, Sistem online learning dan Blended learning.
  2. Cara login akun I-learning.
  3. Cara membuat online course.
  4. Cara mengupload file materi/tugas/ujian pada course di sistem I-learning.
  5. Cara membuat forum pada course di sistem I-learning.
  6. Cara membuat soal & penilaian di sistem I-learning.
  7. Cara membuat quiz

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan makan siang bersama. Acara ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para dosen sebaik-baiknya sebagai momen peningkatan kualitas pembelajaran dan perkuliahan, dimana kedepannya diharapkan semua dosen dapat menerapkan sistem pembelajaran Blended Learning atau gabungan proses tatap muka dan daring/online.


Semarak FRESH 12 Nasional sebagai Ajang Peringatan Hari Kesehatan Nasional

 

Friendly Event to Share Our Health (FRESH) 12 Nasional merupakan ajang perlombaan bagi mahasiswa kesehatan seluruh Indonesia yang diangkatkan sebagai peringatan Hari Kesehatan Nasional. Acara tahunan yang diangkat oleh BEM KM FKM Unand kembali mengulang kesuksesan terselenggaranya acara tersebut pada tahun-tahun sebelumnya. FRESH 12 Nasional diikuti oleh mahasiswa dari Universitas Andalas, Universitas Sumatra Utara, Universitas Brawijaya, Universitas Sriwijaya, Universitas Hangtuah Pekanbaru, Universitas Ahmad Dahlan dan banyak lainnya.

Diadakan pada tanggal 1-10 November 2019, FRESH 12 Nasional memiliki 3 kategori lomba yaitu Brain (Debat dan Speech Contest), Behaviour (Poster, Photography, Solo Song, dan Cover Lagu), dan Body (Futsal dan Basket). Tema yang diangkatkan pada tahun ini ialah “Tingkatkan Sanitasi, Perbaiki Status Gizi Menuju Generasi Hebat Berkualitas”. Pembukaan acara dilaksanakan di GOR HBT dan Closing Ceremony di Palanta Kota Padang. Mahasiswa FKM Unand turut berpartisipasi pada acara ini dan berhasil  memenangkan beberapa cabang perlombaan seperti Lomba Debat (Juara 1 dan 2), Solo Song (Juara 1), dan Pertandingan Futsal (Juara 3). Torehan prestasi ini diharapkan akan selalu meningkat pada tahun selanjutnya.

 

___________________________

Dinda Aulia Rinefi Putri

UKPM Pena BEM KM FKM Unand


Kunjungan Studi Banding Pendirian Prodi Gizi FKM Universitas Teuku Umar (UTU) ke FKM Unand

Pada hari senin tanggal 21 Oktober 2019, FKM Unand kedatangan tamu dari FKM Universitas Teuku Umar (UTU). Kunjungan ini dimaksudkan untuk studi banding pendirian Program Studi / Prodi Gizi di FKM UTU. Rombongan disambut oleh Dekan FKM Unand di Ruang sidang FKM lt.2 Unand Limau manis. Dalam Acara tersebut Hadir pula Wadek 1 bidang akademik, Ketua Prodi Gizi, Sekretaris Prodi Gizi, Ketua Bapem, Kabag TU, Kasubag Akademik dan Kemahasiswaan serta Dosen Gizi FKM Unand.

Ketua Prodi Gizi dalam penyampaiannya menuturkan ucapan terima kasih dan penghargaan karena telah diberikan kepercayaan oleh FKM UTU sebagai tempat sharing terkait pendirian Prodi Gizi mengingat usia yang juga masih muda untuk Prodi Gizi FKM sendiri.

Bapak Khairunnas, SKM, M.Kes yang mewakili FKM UTU yang juga merupakan ketua panitia pendirian Program Studi menyampaikan rasa terima kasihnya karena telah diterima dengan baik dan berharap agar mendapat banyak input terkait bahan apa saja yang harus dipersiapkan dalam pendirian Prodi Gizi.

Diskusi berlangsung hingga siang membahas terkait penamaan program studi berdasarkan nomenklatur terbaru, bidang disiplin, Penciri prodi, kebutuhan tenaga pengajar, kelengkapan sarana dan prasarana penunjang dan juga kurikulum yang diterapkan di FKM Unand. Panitia pendirian Prodi Gizi juga mendapatkan masukkan terkait mata kuliah wajib dan mata kuliah pilihan apa saja yang menjadi kompetensi Gizi berdasarkan KKNI dan kurikulum Aipgi yang sudah digunakan di Prodi Gizi FKM Unand.

Sebelum ke FKM Limau Manis, Panitia Pendirian Prodi Gizi FKM UTU rupanya telah melakukan kunjungan ke laboratorium kuliner Prodi Gizi di FKM kampus Jati yang didampingi oleh Ibu hafifatul Auliya Rahmy, SKM, MKM untuk melihat proses belajar mengajar di laboratorium.

Studi banding ini diakhiri penyampaian persyaratan apa saja yang harus dipenuhi sesuai kriteria Aipgi oleh ketua Bapem FKM dan juga merupakan ketua Aipgi Sumbar  Dr. Denas Symond, MCN.


PEMBEKALAN KEPANITERAAN GIZI MASYARAKAT PRODI S1 GIZI FKM UNAND DENGAN NARASUMBER KEPALA DINAS PASAMAN DAN PASAMAN BARAT

di FKM JATI, 24 OKTOBER 2019 

 

Akhir bulan Oktober 2019, Program Studi Gizi FKM Unand melakukan pembekalan terhadap mahasiswa prodi S1 Gizi FKM Unand dengan menghadirkan kepala dinas dari lokasi Kepaniteraan yang merupakan perwakilan dari dua kabupaten lokus stunting di Sumatera barat yakni Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat, hadir pula Wakil dekan bidang akademik, dan dosen Prodi Gizi FKM Unand. Pada kesempatan ini, acara dibuka oleh Koordinator Kepaniteraan Gizi masyarakat Dr. Denas Symond, MCN. Dari Kabupaten Pasaman diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan dr Arnida beserta staf seksi gizi kesga Pak Dodi dan dari Kabupaten Pasaman diwakili kepala Dinas Kesehatan bapak Haryunidra, SKM.

Dalam penyampaiannya, Kadis Kesehatan Kabupaten Pasaman memaparkan data-data demografi Pasaman dan juga permasalahan yang sedang dilakukan upaya penanggulangan terutama masalah stunting baik program spesifik maupun sensitif.

Harapan dari kadis, aktivitas mahasiswa dilapang nanti dapat membantu proram-program yang telah berjalan di lokasi kepaniteraan antara lain pengembangan PMT lokal dengan potensi yang ada dan juga cakupan TTD dan vitamin A juga pendataan by name by adress danagar lebih baik lagi. Pak Dodi juga menambahkan harapan nanti agar mahasiswa dapat membantu validasi data balita stunting dan konsultasi terhadap orang tua balita stunting tersebut.

Sesi kedua pembekalan kepaniteraan disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten pasaman Barat bapak Haryunidra, SKM. Dalam penyampaiannya, Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat menuturkan, Angka prevalensi stunting di pasaman barat sudah turun sebenarnya dengan dilakukannya program-program sensitif dan spesifik akan tetapi angka penurunannya masih tinggi diatas prevalensi nasional. Komitmen Pasaman barat dalam penanganan penurunan angka stunting sangat tinggi terbukti dengan perhatian almarhum Bupati Bapak Sahiran yang sangat besar terhadap masalah ini dengan segera membuat perda penanganan stunting di Pasaman Barat.

Harapan kadis terhadap mahasiswa, mahasiswa nanti dapat menjelaskan bagaimana hubungan kebersihan lingkungan dengan adanya jamban yang bersih yang sesuai persyaratan pengaruhnya terhadap kesehatan dan gizi masyarakat.

Masing-masing sesi diakhiri dengan tanya jawab oleh mahasiswa terkait hal teknis apa saja yang akan dilakukan dan program-program apa saja yang butuh dukungan dari mahasiswa.

(firdaus)