Kelurahan Rawang, -Mahasiswa  Tim PKM MBKM Proyek Kemanusiaan Prodi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas (Unand), menyelenggarakan sejumlah program kemanusiaan dalam rangka membantu menurunkan prevalensi stunting di daerah Padang Selatan, khususnya di Kelurahan Rawang. Tim PKM MBKM Proyek Kemanusiaan yang diketuai oleh Shinta Bella bersama dua orang rekannya yaitu Yosva Wiranda dan Fitri Aidina Ilhamy ini merupakan satu-satunya tim PKM MBKM yang ada di Fakultas Kesehatan Masyarakat yang berhasil didanai oleh Universitas Rawang, dibawah bimbingan dan arahan dari dosen pendamping yaitu Bapak Firdaus, SP., M.Si.

Program kerja yang diusung oleh Tim PKM MBKM Proyek Kemanusiaan Prodi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat antara lain GALAKSI (Gerakan Edukasi MP-ASI untuk Cegah Stunting), SADUR MASA (Pemanfaatan Sampah Dapur sebagai Bahan Masakan), GAPAI RASI (Gunakan Pangan Lokal dalam Racik MP-ASI), Interaksi (Intervensi Cream Soup Instan dengan Penambahan Tepung Cangkang Udang sebagai Makanan Pendamping ASI), serta PANTRITA (Pemantauan Antropometri Bayi dan Balita). Kegiatan dijalankan bersama Puskesmas Rawang sebagai mitra program. Kegiatan PKM MBKM Proyek Kemanusiaan dilakukan lebih kurang selama 6 bulan yang dimulai dari tahap persiapan hingga penilaian laporan dan hasil kegiatan.

Program kerja pertama dimulai pada Kamis, 03 Oktober 2024 berupa kegiatan edukasi penyegaran antropometri kepada ibu kader. Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari program kerja PANTRITA (Pemantauan Antropometri Bayi dan Balita). Edukasi ikuti oleh 33 orang ibu kader yang berada di Kelurahan Rawang. Kegiatan dimulai pada pukul 13.00 sampai dengan 16.00 WIB yang bertempat di Aula Kantor Kelurahan Rawang. Acara dimulai dengan pembukaan dan penyampaian kata sambutan oleh Shinta Bella selaku ketua tim PKM MBKM Proyek Kemanusiaan, sambutan dari dosen pendamping, Bapak Firdaus, SP., M.Si, sambutan oleh Ibu Erina Yunita,S.Gz selaku pembimbing lapangan, serta sambutan dari bapak lurah, Bapak Indra Marni, SE.,MM sekaligus membuka acara secara resmi. Sebelum penyampaian materi edukasi, para peserta diminta untuk mrnjawab soal pre-test terlebih dahulu. Pengisian pre-test bertujuan untuk melihat pengetahuan ibu kader sebelum diberikan edukasi.

Selanjutnya penyampaian materi edukasi dengan topik “Penyegaran Antropometri Kepada Ibu Kader” dengan narasumber Bapak Firdaus,SP.,M.Si selaku Dosen Prodi S1 Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Rawang, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi bersama terkait materi yang belum dipahami. Kemudian para peserta diminta untuk kembali menjawab soal yang telah disediakan sebagai post-test. Pengisian post-test bertujuan untuk membandingkan pengetahuan ibu kader sebelum dan setelah diberikannya edukasi. Kegiatan diakhiri dengan penutupan dan foto bersama.

MBKM 2

 

Program kerja kedua yaitu Gerakan Edukasi MP-ASI untuk Cegah Stunting (GALAKSI), edukasi Pemanfaatan Sampah Dapur sebagai Bahan Masakan (SADUR MASA), dan demo masak dengan tema Gunakan Pangan Lokal dalam Racik MP-ASI (GAPAI RASI). Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 07 Oktober 2024 di Aula Kantor Kelurahan Rawang. Program ini diikuti oleh ibu kader dan ibu balita yang berada di Kelurahan Rawang. Kegiatan dimulai pada pukul 13.00 yang diawali dengan penyampaian edukasi mengenai pentingnya pemberian MP-ASI untuk mencegah stunting sejak dini, kemudian dilanjutkan dengan edukasi pemanfaatan sampah dapur sebagai bahan masakan, dengan narasumber Shinta Bella. Selanjutnya, demo masak mengenai prosedur membuat cream soup tepung cangkang udang sebagai makanan MP-ASI pada balita yang dipandu oleh Fitri Aidina Ilhamy. Produk yang telah selesai dibuat diperkenalkan kepada para ibu dan juga balita yang hadir, lalu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para ibu kader dan ibu balita antusias bertanya dan ingin mengetahui lebih banyak mengenai produk cream soup dan tepung cangkang udang. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama.

Program kerja selanjutnya adalah Interaksi (Intervensi Cream Soup Instan dengan Penambahan Tepung Cangkang Udang sebagai Makanan Pendamping ASI). Program ini merupakan sebuah kegiatan pemberian produk cream soup sebagai makanan selingan kepada anak balita yang berisiko stunting yang berada di Kelurahan Rawang. Program dilakukan selama 14 hari yang dimulai pada tanggal 14 Oktober 2024. Program INTERAKSI ini sejalan dengan program PANTRITA (Pemantauan Antropometri Bayi dan Balita), dimana dilakukan penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan pada balita yang diberikan intervensi. Pemantauan antropometri dilakukan sebanyak 3 kali yaitu pada hari pertama, hari ke-8, dan setelah berakhirnya pemberian intervensi.

MBKM 3

 

Dengan diadakannya serangkaian program oleh Tim PKM MBKM Proyek Kemanusiaan Prodi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat, diharapkan dapat membantu mengurangi risiko kejadian stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Rawang, terutama di Kelurahan Rawang. Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan ibu kader dalam melakukan pengukuran antropometri pada balita sehingga dapat diaplikasikan secara langsung pada kegiatan posyandu. Pengukuran antropometri dengan tepat dapat mengurangi risiko terjadinya masalah gizi, salah satunya adalah stunting. Serta, menambah wawasan dan pengetahuan ibu balita mengenai pentingnya pemberian MP-ASI yang tepat dan bergizi pada anak, salah satunya dengan mengenal cream soup yang dibuat dengan memanfaatkan limbah cangkang udang.


Tim Pengelola Arsip Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas, yang terdiri dari Novalinda, Meicy Astuty, S.Gz., Afdal, SE., Rizda Lili Audina, S.Gz., Novita Syafriyeni, S.E., menghadiri kegiatan Workshop Penataan Arsip Tahun 2024 pada Selasa (24/9). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Pusat Pengembangan Dan Pelatihan SDM Kearsipan Indonesia, Nagari Global Trust. Workshop ini dilaksanakan selama lima hari, dimulai tanggal 24-28 September 2024. kegiatan ini akan diselenggarakan di dua tempat berbeda yaitu HW Hotel Padang dan Kantor Arsip Universitas Andalas.

Workshop ini dilaksanakan secara offline dengan komposisi 30% materi dan 70% praktek. Ada beberapa materi yang menjadi fokus kegiatan ini, diantaranya; penataan arsip dalam rangka mewujudkan akuntabilitas, kepastian hukum dan penyelamatan arsip, pengelolaan arsip dinamis, penataan arsip statis, dan digitalisasi arsip dan pengelolaan arsip digital serta pembuatan saran temu balik.  Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang ahli di bidangnya, yaitu Rudi Anton, S.H., M.H., sebagai Direktur Informasi Kearsipan, Pramono, S.S., M.Si., Ph.D, Kepala Kantor Tata Usaha dan Kearsipan Universitas Andalas, Ardiani, S.A.P,. M.A.P Arsiparis Ahli Madya dan Praktisi Kearsipan dan Susanti, S.Sos., M.Hum sebagai Arsiparis Ahli Madya dan Praktisi Kearsipan. Mereka berbagi wawasan dan pengetahuan mendalam mengenai pengelolaan arsip, serta memberikan tips praktis yang dapat diterapkan oleh peserta. Dengan latar belakang dan keahlian yang mumpuni, narasumber diharapkan dapat memberikan inspirasi dan pemahaman yang lebih baik dalam pengelolaan kearsipan di lingkungan FKM.

WhatsApp Image 2024-10-30 at 10.11.39

 

Workshop jdiselenggarakan dengan selingan materi dengan praktek. Peserta diberi tugas praktik (simulasi) untuk mencoba ilmu yang telah didapatkan dari pemateri. Diakhir sesi, peserta diberi post test untuk mengukur kembali kemampuan peserta bsetelah mengikuti kegiatan ini.

Kegiatan Workshop Penataan Arsip Tahun 2024 ini telah memberikan wawasan berharga bagi para peserta untuk meningkatkan kompetensi dan pemahaman dalam pengelolaan kearsipan Fakultas yang efektif. Dengan semangat kolaborasi dan pembelajaran yang telah terjalin, kami berharap peserta dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam tugas sehari-hari, sehingga mampu berkontribusi lebih baik bagi Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Universitas Andalas. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi, dan mari kita terus tingkatkan profesionalisme dalam pengelolaan arsip untuk mewujudkan Fakultas Kesehatan Masyarakat yang madani, unggul dan bermartabat (rilis/humas fkm).


UKPMP PENA

 

Padang, 18 September 2024 – FKM Fair National 2024 resmi dibuka dengan penuh antusiasme oleh seluruh pihak yang terlibat. Acara ini menjadi ajang tahunan yang dinanti oleh mahasiswa se-Indonesia. Dengan tema “Compete with Spirit, Create with Soul, Innovate with Intelligence”, acara ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi dan bakat mereka di berbagai bidang.

Muhammad Syamil Dihya Ulhaq, Ketua Pelaksana FKM Fair 2024, dalam wawancara eksklusif menyampaikan tujuan utama dari acara ini. “FKM Fair ini bertujuan untuk memperkenalkan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) ke lebih luas lagi di Indonesia. Selain itu, kami berharap acara ini dapat menjadi wadah bagi siswa dan mahasiswa di seluruh Indonesia untuk mengembangkan kompetensi mereka,” ujar Syamil. Dengan latar belakang akademik yang mendalam, acara ini diharapkan mampu menciptakan peluang bagi peserta untuk berinovasi dan bersaing secara sehat.
Syamil juga menambahkan bahwa tema yang diusung dalam FKM Fair 2024 sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa saat ini. “Tema ‘Compete with Spirit, Create with Soul, Innovate with Intelligence’ kami pilih karena kami ingin mendorong mahasiswa untuk berkompetisi dengan semangat tinggi, berkreasi dengan jiwa, dan berinovasi dengan kecerdasan. Harapannya, mereka dapat mengekspresikan bakat mereka dengan cara yang lebih baik dan inovatif,” jelasnya lebih lanjut.
Langkah-langkah awal yang diambil oleh panitia juga direncanakan dengan matang. Syamil menjelaskan bahwa untuk acara sebesar ini, koordinasi menjadi kunci utama. “Karena FKM FAIR ini merupakan gabungan berbagai macam lembaga, jadi untuk awal itu kita harus rapat atau berdiskusi terlebih dahulu dengan berbagai macam lembaga yang ikut ke dalamnya. Selain itu, menentukan tema, membagi tugas panitia, serta membuat timeline acara adalah bagian yang tidak bisa dianggap sederhana,” ujar Syamil. Hal ini dilakukan untuk memastikan semua pihak memahami perannya dan dapat menjalankan tugas dengan baik.
Tidak hanya soal tema, Syamil dan tim panitia juga menghadapi berbagai tantangan selama persiapan acara berlangsung. Salah satu tantangan terbesar yang mereka hadapi adalah skala acara yang besar serta cuaca yang tidak menentu. “FKM Fair ini merupakan salah satu acara terbesar FKM, sehingga tantangan yang kami hadapi juga besar. Misalnya, kami harus terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait perubahan cuaca dan alokasi tempat acara yang berbeda-beda di Padang,” ungkap SyamiL. Meskipun demikian, panitia tetap optimis dan terus berusaha memastikan acara dapat berjalan dengan lancar.
Tantangan lainnya adalah keterbatasan dana, yang menjadi salah satu aspek paling krusial dalam pelaksanaan acara besar seperti ini. Syamil menjelaskan bahwa sejak awal, dana sudah dipersiapkan secara matang agar segala kebutuhan bisa terpenuhi. “Kami sudah melakukan persiapan dana sejak awal. Kami berharap, dengan persiapan yang baik, kendala terkait dana bisa diatasi dengan baik,” ujarnya.
Sebagai penutup, Syamil memberikan pesan kepada seluruh panitia dan pihak yang terlibat. “Saya sangat berterima kasih kepada seluruh elemen pendukung yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan acara ini. Untuk peserta, saya ingin berpesan untuk tetap semangat dan menunjukkan sportivitas. Gunakanlah kekuatan dan kecerdasan yang kalian miliki secara bijak tanpa kecurangan,” tutupnya.
FKM Fair 2024 diharapkan menjadi momentum bagi seluruh mahasiswa Kesehatan Masyarakat di Indonesia untuk berinovasi, berkompetisi, dan menunjukkan semangat dalam segala aspek kegiatan. (rilis/UKPM Pena)

Tim keuangan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas, yang terdiri dari Yeni Dilla Roza, SKM, MM., Daswendi, S.Sos., Siti Rima Mentari, SE., Rion Purnomo Sujowana, SH., menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Perbendaharaan pada Senin (26/8) . Kegiatan ini dilaksanakan oleh pusat pengambangan akuntansi (PPA) Fakultas Ekonomi dan bisnis Universitas Andalas. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, dimulai tanggal 26-27 Agustus 2024. Bimtek ini terbagi dalam 15 sesi yang satu sesi memiliki durasi 50 menit.

WhatsApp Image 2024-10-30 at 10.08.58

Sesi pertama di hari pertama Bimtek menjelaskan materi seputar kedudukan, tugas dan dasar tugas bendahara. Sesi bimtek dilanjutkan dengan beberapa materi lainnya hingga dua hari kedepan, materi tersebut diantaranya; Mekanisme Pembayaran, Pengadaan Barang dan Jasa, Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Bendahara Pengeluaran, Perpajakan PPh & PPN, Pengujian Dokumen Bukti Mengenai Hak Tagih Kepada UNAND. Kegiatan Bimtek juga dibagi ke dalam dua kelas yaitu kelas A dan B.

WhatsApp Image 2024-10-30 at 10.08.58 (1)

Kegiatan Bimtek yang dibagi dalam dua kelas kembali membahas topik seputar administrasi keuangan. Kelas juga diselingi dengan pre test untuk mengukur kemampuan peserta sebelum diselenggarakannya kegiatan. Peserta diberi tugas praktik (simulasi) untuk mencoba ilmu yang telah didapatkan dari pemateri. Diakhir sesi, peserta diberi post test untuk mengukur kembali kemampuan peserta bsetelah mengikuti kegiatan ini.

Kegiatan Bimbingan Teknis Perbendaharaan dan Keuangan ini telah memberikan wawasan berharga bagi para peserta untuk meningkatkan kompetensi dan pemahaman dalam pengelolaan keuangan Fakultas yang efektif. Dengan semangat kolaborasi dan pembelajaran yang telah terjalin, kami berharap peserta dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam tugas sehari-hari, sehingga mampu berkontribusi lebih baik bagi Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Universitas Andalas. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi, dan mari kita terus tingkatkan profesionalisme dalam pengelolaan keuangan untuk mencapai tujuan bersama (rilis/humas fkm).


Selamat kepada M. Fathu Ridho atas deretan prestasinya. Selain mendaparkan mendali emas di Ajang Internasional, M. Fathu Ridho juga berhasil memperoleh juara 1 dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasioal ILMAGI 2024.


Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Andalas mengadakan acara Andalas International Public Health Conference (AIPHC) 2023 yang dilaksanakan di Hotel Santika Premiere, Kota Padang. Acara tersebut berlangsung selama dua hari pada tanggal 26-27 Oktober 2023 dengan mengusung tema “Building Resilient Nations: Translating Concept to Practice”. Acara ini dilaksanakan setiap dua tahun.

Pada tahun ini merupakan pelaksanaan yang keempat. Acara tersebut diisi dengan penyampaian hasil penelitian yang berskala internasional dari para peserta acara AIPHC 2023. Peserta kegiatan berasal dari Yaman, Irak, Thailand, Malaysia, dan juga Somalia. Pelaksanaannya dilakukan secara hybrid.

“Kita harus membuat akademik atmosfer, jadi konferensi ini bertujuan untuk sharing hasil penelitian-penelitian kita. Profesor tersebut sharing hasil penelitiannya tentang suatu topik besar yang kita bahas. Komitmen FKM Unand, yaitu mengadakan konferensi internasional setiap 2 tahun. Sebelumnya kita hanya mengadakan kongres level nasional dari 2013-2017. Kongres internasional minimal terdiri dari lima negara pembicara dari luar negeri,” tutur  Ade Suzana Eka Putri, S.K.M., M.Comm Health Sc., Ph.D., Wakil Dekan I, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Andalas.

Selain untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu kesehatan masyarakat, konferensi ini juga sebagai branding  FKM Unand di kancah internasional, karena salah satu visinya adalah menjadi terkemuka di Asia Tenggara. Rangkaian kegiatan yang dilakukan, diantaranya diskusi panel, diskusi dari semua peneliti-peneliti. Semua peneliti boleh mendaftar, ajukan judul, ajukan abstrak. Kemudian akan diseleksi diterima atau tidak, lalu disiapkan jadwal presentasi. Sebelumnya juga ada Pre-Conference Workshop.

Tidak ada kendala berarti dalam menyelenggarakan acara ini. Hanya saja, pada pelaksanaan hari pertama seharusnya ada dua pembicara lain dari Inggris dan Thailand, tetapi saat mendekati hari-H pembicara tidak bisa, karena ada pekerjaan lain yang tidak dapat ditinggalkan. Akhirnya tidak ditemukan pengganti dalam waktu dekat.

Pada pelaksanaan berikutnya, harapan Wakil Dekan I, yaitu agar AIPHC terus dilaksanakan kontinu, komitmen pimpinan fakultas yang akan datang dan komitmen anggaran di setiap dua tahun, serta mengikutsertakan mahasiswa. Saat ini, Mahasiswa S2 diwajibkan untuk presentasi  dan sangat membantu dalam mempersiapkan ujian tesis. Kedepannya, Mahasiswa S1 juga turut melakukan presentasi, hasil-hasil PKM, hasil tugas makalah, tetapi dengan metode yang tidak sekedar men-searching saja. Kemudian menggunakan bahasa Inggris sebagai wadah pembelajaran. Selain itu, beliau juga berharap kedepannya lebih banyak jejaring kerja sama internasional lainnya.

“Penelitian tidak ada gunanya kalau tidak dipublikasikan, sebagus apapun jika hanya disimpan untuk diri sendiri, tidak ada impact-nya bagi orang lain,” ucap Ade Suzana Eka Putri, S.K.M., M.Comm Health Sc., Ph.D.

Fitri Dini Aulia Sari dan Muhammad Gusri Kurniadi

UKPM Pena KM FKM Unand

Generasi Arunakara


Fakultas Kesehatan Masyarakat mengundang Kepala Camat Padang Selatan beserta tiga Kepala Kelurahan yang berada di bawah naungan Kecamatan Padang Selatan untuk membuka kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Membangun Desa yang akan diikuti oleh 74 Mahasiswa/i semester 5 Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat. 74 Mahasiswa/i ini akan melakukan kegiatan MBKM Membangun Desa di tiga kelurahan yang berada di bawah Kecamatan Padang Selatan, yaitu Kelurahan Batang Arau, Kelurahan Mata Air, dan Kelurahan Pasa Gadang.

Pada pembukaan yang dilaksanakan pada tanggal tanggal 10 Oktober 2023 pukul 09.00-12.00 WIB, Wakil Dekan I Fakultas Kesehatan Masyarakat, Ade Suzana Eka Putri, SKM, M.Comm Health Sc, PhD.  menyampaikan pada sambutannya bahwa kegiatan ini sudah dilakukan di tahun sebelumnya dengan output yang telah tercapai program yang dapat membuat Batang Arau membaik serta terdapat publikasi baik sosial media dan publikasi koran.

Beliau juga menambahkan bahwa tahun ini kegiatan MBKM Membangun Desa Fakultas Kesehatan Masyarakat bekerja sama dengan Universitas Sumtera Utara yang berkontrobrusi pada pembangun infrastruktur dan Fakultas Kesehatan Masyarakat berkontribusi pada tempat wisata maju. Projek Wisata Maju tersebut akan dijalankan dengan memperhatikan kebersihan dan kesehatan sehingga dapat menarik wisatawan lokal maupun asing.

Kepala Camat Padang Selatan, Jasman, S.Sos, M.M. juga turut memberikan sambutan, beliau menyatakan bahwa kegiatan Mahasiswa/i Fakultas Kesehatan Masyarakat sangat diterima dengan tangan terbuka dan berharap bahwa kegiatan ini dapat membantu peningkatan kesehatan serta ekonomi bagi masyarakat di kawasan ini. Peresmian kegiatan MBKM Membangun Desa dilakukan oleh Wakil Rektor I yang juga hadir pada acara pembukaan ini.

Pada tahun sebelumnya, Fakultas Kesehatan Masyarakat sudah melakukan kegiatan ini dengan sangat baik sehingga diharapakan MBKM pada tahun ini dapat membuat mahasiswa untuk berpartisipasi, sehingga mendapatkan pengalaman ke lapangan tanpa monoton pada ilmu teks book saja,” ucap harapan Wakil Rektor I, Prof.Dr. Mansyurdin, MS. Kegiatan pembukaan ini ditutup dengan penandatangan kerjasama antara Kecamatan Padang Selatan dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat.

Dhea Amelia dan Nadia Intan
Generasi Arunakara
UKPM Pena KM FKM Unand

Universitas Andalas telah menggelar acara Dies Natalis pada 13 September 2023 lalu. Acara dimulai pada pukul 08.00-12.00 WIB di Convention Hall, Limah Manis, Universitas Andalas. Acara ini dihadiri oleh seluruh civitas akademika, mulai dari mahasiswa/i, dosen, tenaga didik (Tendik), alumni, dan keluarga besar Universitas Andalas, serta tamu undangan lain yang turut hadir.

Dari data yang didapatkan, total kerjasama Universitas Andalas mencapai 2.081 dokumen. Adapun Top 10 Program Studi yang telah melaksanakan kerjasama, antara lain:

1. Kedokteran

2. Ekonomi Pembangunan

3. Manajemen

4. Teknologi Hasil Pertanian

5. Gizi

6. Farmasi

7. Manajemen (Kampus Payakumbuh)

8. Ekonomi Pembangunan (Kampus Payakumbuh)

9. Kebidanan

10. Kesehatan Masyarakat

Dari kerjasama tersebut, Fakultas Kesehatan Masyarakat yang terdiri dari program studi Gizi dan Kesehatan Masyarakat menduduki secara berturut-turut 5 dan 10. Total kerjasama dari program studi Gizi mencapai 322, sementara total kerjasama program studi Kesehatan Masyarakat mencapai 314.

Dari hasil wawancara bersama salah satu dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat, Dr. Mery Ramadani, S.K.M., M.K.M. mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) termasuk prodi terbaik dalam melakukan kerjasama. Beliau juga menyampaikan bahwa PR agar tidak hanya berhenti disini dengan mempertahankan dan meningkatkan kinerja ke depannya.

“Bahwa ada 7 indikator kinerja utama yang harus dicapai, namun ada beberapa indikator yg Unand belum dapatkan. Yang ditonjolkan saat ini adalah IKU 5, sedangkan untuk IKU 1 dan 2 belum tercapai. Namun dari prediksi FKM dapat mendapatkan IKU 1 atau 2 mengingat banyak mahasiswa FKM yang mengikuti MBKM, sehingga fokusnya kepada IKU tersebut,” ungkapnya dalam wawancara, (13/9/23).

Dhea Amelia dan Zerly Affi Walti

UKPM Pena KM FKM Unand

Generasi Arunakara


Telah terlaksananya kegiatan KM EXPO untuk Mahasiswa Baru Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas Tahun 2023 pada hari Jumat, tanggal 8 September 2023. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Seminar Perpustakaan Lantai 5 Universitas Andalas dengan tujuan untuk memperkenalkan seluruh lembaga atau organisasi yang ada di lingkup Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas kepada mahasiswa baru tahun 2023. Tidak hanya itu, KM EXPO yang diselenggarakan diharapkan dapat membantu mahasiswa baru dalam mengenali dan memilih lembaga atau organisasi tempat magangnya nanti sesuai bakat dan minatnya.

Kegiatan KM EXPO dihadiri oleh mahasiswa baru Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas dan perwakilan pengurus Lembaga KM FKM Unand tahun 2023. Pada tahun ini, KM EXPO FKM Unand dibagi menjadi beberapa sesi sesuai dengan jadwal perkuliahan mahasiswa baru. Kegiatan dimulai pada pukul 09.00 WIB yang diawali dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan oleh Master of Ceremony (MC) dan pembacaan ayat suci Al-Quran.

Acara dibuka dengan kata sambutan Gubernur KM FKM Unand oleh Falah Fauzi, sekaligus pengguntingan pita, dilanjutkan dengan kata sambutan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Badan Eksekutif Mahasiswa KM FKM Unand selaku dinas penyelenggara kegiatan ini oleh Queenta Qociardi. Setelah itu, acara pembukaan ditutup dengan pembacaan doa. Acara dilanjutkan dengan sosialisasi magang oleh Dinas Perkembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) BEM KM FKM Unand, Dinda Sepri Yolana dan Asra Nurul Fadhilah. Setelah itu, mahasiswa baru diarahkan untuk mengunjungi setiap stand lembaga KM secara berkelompok dengan rentang waktu  masing-masing kunjungan delapan menit.

Adapun urutan stand yang dikunjungi dimulai dari Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) KM FKM Unand, Badan Eksekutif Mahasiswa KM FKM Unand, Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesehatan Masyarakat KM FKM Unand, Himpunan Mahasiswa Gizi KM FKM Unand, English Club BEM KM FKM Unand, PPC BEM KM FKM Unand, BPMAI KM FKM Unand, Unit Kegiatan Olahraga dan Seni KM FKM Unand, Unit Kegiatan Pers Mahasiswa Pena KM FKM Unand, Unit Kegiatan Mahasiswa Al-Kahfi  KM FKM Unand, dan Unit Kegiatan Mahasiswa SAFE KM FKM Unand.

Acara KM EXPO tahun ini disambut antusias oleh mahasiswa baru FKM Unand. Farel Benito, salah satu Mahasiswa Baru FKM Unand 2023 mengatakan dalam wawancaranya bahwa dalam mengikuti kegiatan ini, ia sangat senang dan semangat, karena dalam kegiatan ini kami bisa mengenal lebih dalam tentang organisasi yang ada di FKM Unand.

“Dalam mengikuti kegiatan ini, tentunya Saya sangat senang dan semangat dalam menjalaninya, karena kegiatan bersifat pameran dalam memperkenalkan organisasi-organisasi yang ada di FKM Unand, sehingga kita bisa mengetahui lebih banyak mengenai organisasi-organisasi itu, kegiatan yang ada didalamnya, dan hal lain tentang organisasi tersebut”.

Ketua pelaksana KM EXPO FKM Unand tahun 2023, Ridovan Darius, dalam wawancaranya juga turut menyampaikan harapannya setelah terlaksananya kegiatan KM Expo tahun ini. “Harapannya, semoga dengan terlaksananya kegiatan KM EXPO tahun ini, mahasiswa baru FKM Unand tahun 2023 dapat menemukan lembaga yang sesuai dengan minat dan bakatnya untuk kegiatan magang nanti, agar mahasiswa baru tersebut dapat melaksanakan kegiatan magangnya dengan santai, karena sesuai dengan pilihan mereka dan mengetahui lebih dalam mengenai lembaga tersebut setelah kegiatan ini”.

 

Annisa Salsabila dan Naufal Eka Dhiarrahman

UKPM Pena KM FKM Unand

Generasi Arunakara

1 4 5 6 7 8 12